image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
WORKSHOP / GATHERING
TESTIMONIAL & GALLERY KEGIATAN

Lencana Foto / Facebook
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372
081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA SUKMA JATI

SLINK

Misteri Banjir Bandang Nusantara

image

Misteri Dibalik Bencana Banjir Bandang Melanda Nusantara
Akibat Pertarungan Energi Gaib Pilpres 2019


Banjir bandang marak terjadi di beberapa daerah di negeri ini. Seakan isyarat bahwa benteng Tanah Jawa jebol alias punjer Jawa meminta tumbal demi menyambut sosok satrio piningit. Benarkah? Berikut terawang yang dilakoni spiritualis Pangeran Sukma Jati.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di antaranya melanda belasan desa di 10 kecamatan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur akibat hujan deras selama tujuh jam yang memicu luapan air beberapa anak sungai di daerah itu sejak Rabu (6/3) malam hingga Kamis. Belum ada laporan korban jiwa. Namun ratusan rumah terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter dan beberapa ruas jalan terputus. "Pendataan (dampak kerusakan) sampai saat ini masih terus dilakukan. Tapi pantauan terakhir ada di 10 kecamatan," kata Plt Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin kepada awak media dikutip Posmo. Informasi BPBD setempat, 10 kecamatan yang terdampak bencana banjir dan longsor tersebar di Kecamatan Trenggalek, Pogalan, Tugu, Panggul, Suruh, Bendungan, Karangan, Dongko, Pule dan Munjungan. Kondisi terparah terpantau di wilayah kota atau Kecamatan Trenggalek, Pogalan dan Panggul.

Air bah yang menerjang akibat luapan Sungai Ngasinan menyebabkan pemukiman warga di Kelurahan Kelutan, Desa Ngadirenggo, Wonocoyo, Ngrayung, Ngetal dan Bendorejo terendam air hingga kedalaman satu meter lebih. Pada Rabu (6/3) malam, debit air bah yang datang bahkan menyebabkan beberapa ruas jalan nasional terputus. Tim SAR gabungan bahkan harus mengevakuasi sejumlah warga seperti orang tua atau manula, wanita hamil dan balita ke tempat yang aman. Banjir pun melanda Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, 52 desa di 12 kecamatan telah terendam banjir pada hari Kamis (7/3/2019). Banjir terjadi karena luapan Sungai Bengawan Solo dan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Sementara itu, ribuan rumah milik warga dilaporkan mengalami kerusakan. Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing mengatakan, tim SAR gabungan berusaha mengevakuasi semua warga yang terdampak banjir bandang. Terkait banjir ini, berikut fakta yang dapat diperoleh:

1. Banjir meluas hingga 52 desa di 12 kecamatan. Akibat banjir bandang yang melanda sejak Rabu (6/3/2019) dilaporkan 5.086 pemukiman warga rusak. Hal itu berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Madiun yang ditempel di Posko Penanganan Bencana Alam Banjir Kabupaten Madiun pada Kamis, pukul 16.18. Sementara itu, total keluarga yang terdampak akibat banjir bandang mencapai 5.707 kepala keluarga. Lalu, permukiman warga yang rusak akibat diterjang banjir bandang sebanyak 5.024 rusak ringan dan 62 rumah warga rusak berat;

2. Warga mengungsi karena khawatir banjir datang lagi. Berdasar pengamatan sementara, banjir bandang di Madiun, Jawa Timur, dilaporkan telah surut. Namun, 1.500 warga Madiun memilih untuk mengungsi di beberapa posko yang didirikan di desa dan kecamatan. Alasan warga memilih mengungsi lantaran was-was banjir bandang akan kembali merendam permukiman mereka. Pantuan Kompas.com di salah satu posko yang berada di Kantor Kecamatan Balerejo dan Kantor Desa Garon, ratusan warga yang didominasi manula dan anak-anak masih menempati lokasi pengungsian. "Masing-masing desa dan kecamatan yang terdampak banjir membuat posko. Total pengungsi yang berada di posko mencapai 1500-an orang," kata Bupati Madiun Ahmad Dawami;

3. Seorang bocah tewas dalam kecelakaan saat banjir di Tol Madiun-Caruban. Kecelakaan tunggal dilaporkan terjadi di ruas jalan Tol Madiun-Caruban KM 603 tepatnya di Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (7/3/2019). Kecelakaan itu mengakibatkan seorang bocah berinisial RS (5) meninggal dunia. Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, kecelakaan terjadi setelah mobil Suzuki Ertiga warna merah dengan pelat nomor T 1019 AH menabrak guardrail atau pagar pengaman jalan tol di jalur tol KM 603.900 A. Mobil tersebut mengarah dari Solo ke Surabaya. Diduga pengemudi kurang berhati-hati sehingga selip dan kehilangan kendali saat melintasi jalan tersebut. Saat itu kondisi jalan dalam keadaan basah dan licin karena terkena rembesan air dari aliran banjir yang menggenangi tol. "Karena jalannya basah sehingga mobil yang dikemudikan Jimmy Octavianus selip sehingga menabrak guardrill dan masuk parit," kata Ruruh saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis; dan

4. Banjir tutup Tol Caruban-Solo. Banjir bandang di Kabupaten Madiun menutup ruas tol Caruban-Solo. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) terpaksa menutup ruas tol arah Caruban ke Solo menyusul ketinggian air yang masuk ke tol mencapai 75 cm. Area Manager Tol Ngawi-Kertosono, Sabililah, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (7/3/2019) membenarkan penutupan ruas tol arah Caruban-Solo sejak Rabu (6/3/2019) malam. "Banjir masuk di kilometer 603+800 sampai 604+200 jalur B (arah dari Surabaya menuju Solo). Ketinggian kurang lebih sekitar 75 sentimeter untuk daerah paling tinggi," kata Sabililah;

5. Pemkot Surabaya kirim bantuan ke Madiun dan Ponorogo. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengirim dua truk bantuan berisi bahan pokok, makanan, pakaian, perlengkapan wanita dan bayi hingga obat-obatan untuk warga yang terdampak banjir di Kabupaten Madiun dan Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (7/3/2019). Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas Kota Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan, bantuan tersebut merupakan bantuan pertama yang akan dikirimkan hari ini menggunakan dua truk. Eddy mengatakan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, menginstruksikan untuk mengumpulkan bantuan dan mengirim ke lokasi terdampak banjir di Madiun dan Ponorogo. "Hari ini kita akan mengirim bantuan sekitar dua truk. Satu truk ke Madiun dan satu truk ke Ponorogo," ucap Eddy, Kamis. Bahkan, banjir juga melanda Mamasa, Sulbar dan Lewolima, NTT serta Bandung dan sebagian wilayah Bandar Lampung.

Lantas, petunjuk gaib apa yang diterima Pangeran Sukma Jati dalam meditasinya? Setelah melakukan terawangan. Didapat informasi gaib berikut ini; "Terjadinya fenomena banjir bandang akhir-akhir ini merupakan suatu isyarat benteng pertahanan Tanah Jawa sudah jebol. Tanah Jawa sebagai punjer Nusantara memiliki benteng pertahanan gaib yang saat ini sudah melemah. Hal ini dikarenakan pertarungan energi gaib dalam menghadapi Pilpres 2019. Selain itu, merupakan tanda akan datangnya satria piningit yang akan membawa perubahan besar pada Indonesia," ungkap Pangeran Sukma Jati.

Dalam keheningan meditasi terlihat visualisasi benteng gaib Tanah Jawa yang tinggi, kokoh dan megah. "Benteng tersebut terlihat tebal dan sangat kokoh. Namun ada satu bagian yang menyerupai lubang berbentuk persegi terlihat menganga. Lubang ini merupakan pintu gaib untuk masuk ke dalam wilayah gaib Pulau Jawa. Seharusnya lubang ini tertutup rapat, namun kali ini terlihat terbuka. Hal ini mengandung makna, ada kekuatan besar yang berusaha mendobrak pintu ini dan kekuatan tersebut ingin segera keluar dan menyebar ke seluruh penjuru Nusantara. Kekuatan ini bisa jadi adalah isyarat Satria Piningit yang akan hadir di antara kita. Dalam waktu dekat, satria piningit akan hadir dan memberikan perubahan besar pada Nusantara dan nasib bangsa kita. Semoga semuanya berjalan dengan baik. Dan Satria Piningit segera terpilih, Aamiin," pungkasnya.

Sumber:

Tabloid POSMO edisi 1025

Samberlilin99.blogspot.com

Fri, 26 Apr 2019 @13:19


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2019 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno