image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
WORKSHOP / GATHERING
TESTIMONIAL & GALLERY KEGIATAN

Lencana Foto / Facebook
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372
081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA SUKMA JATI

SLINK

Fenomena Penampaan Angin Puting Beliung di Kepulauan Seribu

image

Misteri Fenomena Tiga Penampakan Angin Puting Beliung di Kepulauan Seribu Jelmaan Naga Laut Putih Sambut Pemimpin Jakarta

Tiga penampakan angin puting beliung, persisnya berada di daerah Karang Lebar, Kelurahan Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta. Fenomena alam itu terjadi pada Senin pagi (23/10/2017). Tengara apakah di balik peristiwa itu? Berikut telisik metafisika bersama spiritualis Padepokan Inti Semesta, Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati).

SETELAH melakukan deteksi melalui terawangan dan raga sukma terkait peristiwa angin puting beliung di Kepulauan Seribu, spiritualis asal Bandung ini akhirnya mendapatkan informasi gaib yang mengungkap misteri tersebut. Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. Pada peristiwa itu, ada tiga penampakan angin puting beliung yang muncul secara bersamaan dan berlangsung selama kurang lebih 30 menit.  Kejadian semacam ini termasuk peristiwa yang langka. Fenomena ini terbilang langka dan cukup aneh, karena terjadi di perairan dan berlangsung selama 30 menit (sangat lama), "Umumnya angin puting beliung terjadi di daratan dan hanya berlangsung selama kurang lebih 5 menit," jelas sang spiritualis. Selain itu, peristiwa ini terjadi 7 hari setelah pidato pertama Gubernur DKI Jakarta terpilih yaitu Anies Baswedan. Pada pidato tersebut, Gubernur sempat mengeluarkan kata-kata yang memicu kontroversi yaitu "Pribumi".

Lantas apakah ada kaitannya dengan fenomena tersebut? Berikut deteksi gaib yang terlihat dijelaskan Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati). Secara alami peristiwa angin puting beliung adalah fenomena alam biasa yang terjadi karena memasuki musim pancaroba (transisi). Namun, peristiwa yang terjadi di Kepulauan Seribu itu terbilang aneh karena berlangsung lama dan terdapat 3 penampakan angin puting beliung secara bersamaan. "Secara gaibiyah, hal ini merupakan isyarat bahwa angin puting beliung itu adalah 1. Merupakan pilar cerminan kehidupan Jakarta. Pilar yang dimaksud adalah ekspresi dari Sila 1, 2 dan 3 dari Pancasila. Yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, bahwa penduduk Jakarta dengan heterogennya memiliki kepercayaan yang berbeda-beda, namun perbedaan ini semestinya tidak memecah belah Bangsa. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, bahwa dengan terpilihnya gubernur baru sudah seharusnya menegakkan keadilan yang sama rata dalam segi kehidupan dan hukum, tidak timpang sebelah. Juga menciptakan suasana Jakarta yang beradab, berakhlak, damai dan saling bergandengan tangan. Sila Persatuan Indonesia,  hal ini terkait dengan pidatonya mengenai istilah "Pribumi" yang akhirnya memicu kontroversi dari beberapa pihak. Meski istilah Pribumi lazim digunakan, namun bagi sebagian masyarakat yang belum faham secara kontekstual juga yang berasal dari partai oposisi, hal ini menimbulkan "ketidaknyamanan" akhirnya istilah ini menjadi perbincangan di masyarakat. Boleh jadi ini pun teguran (karma) agar istilah yang digunakan untuk pidato sebaiknya dipilih kata-kata yang tidak memicu kontroversi. Akan tetapi, jika melihat harmonisasi puting beliung itu maka bisa dikatakan bahwa kepemimpinan Jakarta akan harmonis dan baik ke depannya; 2. Merupakan fenomena gaib. Dari penglihatan bathiniyah, tiga tornado itu tak lain adalah Naga Laut Putih yang sedang menyambut kepemimpinan baru di Jakarta. Naga Laut adalah sosok mitologi/sosok gaib yang bersamayam di laut dan jarang muncul ke permukaan. Angin puting beliung itu adalah jelmaan dari Naga Laut tersebut, untuk mengisyaratkan kepemimpinan baru di Jakarta telah diterima oleh makhluk gaib laut. Munculnya Naga Laut ke permukaan juga sebagai peringatan bahwa jika suatu saat kepemimpinan ini tidak adil, realisasi janji jauh melenceng, kehidupan sosial Jakarta makin jauh dari akhlak, maka Naga Laut akan muncul lagi dengan peristiwa alam yang lebih dahsyat, boleh jadi Tornado yang lebih besar lagi, banjir yang meluap tinggi dan bencana alam lainnya. Tetapi jika kepemimpinan ini berjalan dengan adil maka Insya Allah semua akan baik-baik saja," ungkapnya soal informasi gaib yang diterima.

Dalam ritual sarat gaib itu, Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati) berkesempatan melakukan dialog gaib bersama Penguasa Laut Kepulauan Seribu. Berikut dialognya dikutip Posmo:

Pangeran Sukma Jati (PSJ): Assalamualaikum Yaa Ahlul gaib?

Raja Ki Naga Banyu Siamuk (Raja): Waalaikumsalam Pangeran, ada apa?

PSJ: Mohon Maaf Saya mengganggu peristirahatan Raja. Tujuan Saya kemari hendak memohon petunjuk mengenai peristiwa angin puting beliung di laut ini?

Raja: Ya Pangeran, angin itu adalah Panglima Perang Kami yang Saya perintahkan untuk memberi peringatan kepada warga Jakarta semua

PSJ: Peringatan seperti apakah itu Paduka Raja?

Raja: Bumi Jakarta adalah Bumi Pahlawan dan Perjuangan. Dulu bumi ini damai, tentram, sejuk dan indah. Ratusan tahun berlalu, Jakarta kini semakin sumpek, maksiat dimana-mana, korupsi, mabuk dan akhlak yang buruk. Untungnya masih ada orang yang baik, sholeh dan adil sehingga Jakarta sampai saat ini masih aman-aman saja. Peringatan itu ditujukan kepada seluruh warga Jakarta agar semakin memperbaiki diri, tidak saling menyalahkan, hindari maksiat, perbaiki diri dan berbuat adil. Sekaligus agar kepemimpinan baru ini supaya lebih waspada, membela warga, adil, jujur dan amanah. Selama pemimpin ini amanah, maka Jakarta akan tetap aman dan tentram!

Tue, 7 May 2019 @09:44


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2019 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno