image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
WORKSHOP / GATHERING
TESTIMONIAL & GALLERY KEGIATAN

Lencana Foto / Facebook
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372
081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA SUKMA JATI

SLINK

Misteri Hari Santri Nasional 2017 di Sidoarjo

image

Misteri Energi Spiritual dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2017 di Sidoarjo
Bertabur Karomah Pagar Gaib Kiai Sepuh

Setelah melakukan ritual terawangan dan raga sukma untuk melakukan deteksi gaib seputar peringatan Hari Santri Nasional 2017 yang berlangsung di Sidoarjo, Pangeran Sukma Jati  (Ki Sukma Jati) pimpinan Padepokan Inti Semesta ini mendapatkan info gaib. Apa itu?

SEIRING Peringatan Hari Santri Nasional yang digelar 22 Oktober 2017 di Sidoarjo. Spiritualis ahli pembacaan energi dan aura ini pun melakoni ritual sarat supranatural dengan perjalanan astral, dalam aktifitas itu dirinya melihat lautan energi gaib di langit Sidoarjo. Energi gaib, dijelaskan pria asal Bandung itu terlihat melimpah dan berwarna warni. "Indah memang, namun terlihat saling berdesakan. Warna-warna energi yang muncul yaitu biru laut, kuning, merah, hitam dan putih. Di antara energi yang terbesar yaitu biru laut yang terdapat di pusat putaran energi, lalu dikelilingi oleh energi-energi lain di sekitarnya," ungkapnya setelah sukmanya kembali ke raganya. Katanya, langit Sidoarjo saat itu betul-betul sedang mekar, "Ibarat bunga mahkotanya sedang terbuka dan menebar aroma yang harum semerbak. Hal ini tentu tidak terlepas dari momen yang sedang dihadapi yaitu terkait Hari Santri Nasional. Momen ini betul-betul memancarkan energi keberkahan di seluruh penjuru khususnya Sidoarjo, umumnya Jawa Timur. Momen ini memompa semangat para santri se-Jawa bahkan Se-Indonesia," tandasnya.

Dari penglihatan mata batinnya, energi gaib para santri terlihat berwarna biru laut melimpah dan mendominasi. "Semangat juang dan persatuan betul-betul bangkit dan terpancar," urainya memaknai. Sementara itu, energi berwarna putih adalah energi yang berasal dari karomah para Kiai Sepuh. "Energi ini membentengi keutuhan energi dari para santri, energi karomah ini pun menaungi Sidoarjo dan Jawa Timur agar mendatangkan keberkahan dan terhindar dari keburukan dan musibah," katanya. Dan pada agenda mengaji Kitab Kuning dan ijazah kitab, "Momen itu memompa semangat para santri dan meningkatkan militansi para santri dalam perjuangan demi memperkuat persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Semua santri yang terlibat akan merasakan persaudaraan antar sesama muslim, persaudaraan antar santri dan umumnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa dengan segala kultur yang ada, hal ini tentu akan memperkuat NKRI," tukasnya.

Kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Sidoarjo dalam momen Hari Santri Nasional menjadi simbol direstuinya agenda ini dalam skala nasional. "Kedatangan presiden pun memancarkan energi gaib yang kuat sekali, bahkan dalam ranah politik. Energi yang terpancar berwarna merah dan turut mewarnai putaran energi tersebut. Dalam ranah politik, energi yang juga turut terlihat di langit Sidooarjo pada momen ini yaitu merah, kuning dan biru. Harmonisasi energi terlihat pada paduan antara kuning dan biru, paduan energi ini terlihat bergerak lebih lincah dan gesit ketimbang energi yang lainnya. Dalam lautan energi yang nampak, juga terlihat energi berwarna hitam. Energi ini boleh jadi berasal dari "energi negatif/ unsur gaib negatif" yang sengaja dikerahkan oleh pihak tertentu demi tercapainya tujuan," ungkapnya. Meski begitu, menurutnya energi hitam tidak mendominasi, "Karena terdapat energi berwarna putih yang berasal dari karomah para Kiai Sepuh di Sidoarjo dan Jawa Timur yang memagari momen ini dan khususnya dalam skala Politik yang sedang dihadapi oleh Jawa Timur," tegasnya. Seiring momen sakral itu. Saat ini, silaturahmi kepada para Kiai Sepuh semakin gencar dilakukan oleh pihak politik tertentu, hal ini terkait dengan Pilgub Jatim, "Para pelaku politik yang mengusung calon gubernur masing-masing, sudah menyadari akan pentingnya dukungan dari Para Kiai Sepuh, dukungan ini secara khusus berupa doa dan berkah yang keluar dari karomah para Kiai tersebut. Bukan hanya itu, para partai politik yang memang memiliki strategi tersendiri untuk memenangkan calonnya,  tidak terlepas dari "upaya instan", misalnya mengerahkan "kekuatan negatif" untuk menyerang lawan politiknya," jelasnya.

Sampai saat ini mengenai Pilgub Jatim, aura yang terlihat dominan menurutnya adalah dari kubu Khofifah. "Jika sampai awal tahun 2018 mendatang energi ini masih dominan maka bisa dipastikan kubu ini (Khofifah) akan memenangkan pertarungan politik tersebut. Meski begitu, pihak lawan juga tidak bisa dianggap remeh, karena energi yang terpancar juga sangat kuat, strategi yang ditempuh pun terencana dan matang. Maka pertarungan politik ini betul-betul pertarungan yang sengit dari dua kubu yang sangat kuat," ungkapnya.

Seiring raga sukma yang dilakukan, ketika Pangeran Sukma Jati  (Ki Sukma Jati) mengucapkan salam kepada ahlul gaib wilayah Jawa Timur, beliau hadir. Beliau juga ikut bagian dalam hari santri, terutama doa dan karomah dari para Kyai sepuh yang terkoneksi dengan para Wali di Jawa, khususnya wali yang ada di Jawa Timur, salah satunya adalah Kanjeng Sunan Ampel.

Kanjeng Sunan Ampel dan Khofifah

pada saat melakukan perjalanan astral (raga sukma) Pangeran Sukma Jati  bertemu dengan Kanjeng Sunan Ampel. Saat beliau mengucapkan salam kepada Ahlul Gaib Wilayah Jawa Timur, Kanjeng Sunan Ampel hadir, beliau juga ikut bagian dalam hari santri. Terutama doa dan karomah dari para Kyai Sepuh yang terkoneksi dengan Para Wali di Jawa, khususnya Wali yang ada di Jawa Timur. Salah satunya adalah Kanjeng Sunan Ampel, ungkapnya.

Berikut kutipan dialognya dikisahkan kepada Posmo: Pangeran SUkma Jati (PSJ): Assalamualaikum Kanjeng Sunan. Kanjeng Sunan Ampel (Sunan Ampel): Waalaikumsalam Pangeran. PSJ: Mohon maaf Saya lancang, Saya hendak meminta petunjuk kepada Kanjeng Sunan terkait PilGub di Jawa Timur! Sunan Ampel: Monggo Pangeran, Insya Allah semoga yang terpilih nanti adalah yang amanah dan adil. PSJ: Bagaimana peuang kemenangan antar calon Pilgub? Mohon petunjuk Kanjeng Sunan! Sunan Ampel: Upaya politik masing-masing calon sangat kuat, setiap partai pendukung calon Pilgub melakukan penyuksesan dengan sungguh-sungguh. Semua golongan didekati dan diberikan janji-janji agar memilih calon tersebut. Semua janji yang diberikan memang menggiurkan sehingga mengundang simpatik untuk memilih calon tersebut. Ada janji yang realistis, juga ada yang tidak realistis sehingga kemungkinan tidak semua janji yang ditawarkan bisa ditepati. Namun dalam suatu pemilihan tentu akan ada pemenang. Calon yang kemungkinan akan jadi pemenang adalah yang ketokohannya secara nasional memang sudah diketahui dan sepak terjang politiknya dalam menentukan kebijakan-kebijakan dianggap cepat tanggap yaitu calon Pilgub Khofifah. PSJ: Subahanallah semoga calon pilgub yang nanti terpilih bisa menjadi Gubernur Jatim yang amanah, membawa Jatim menjadi lebih maju dan semakin agamis! Terimakasih atas petunjuknya Kanjeng Sunan, mohon doa untuk Kami khususnya Jawa Timur agar terhindar dari pemimpin yang dzholim dan mendapatkan pemimpin terbaik dan amanah, membela dan mensejahterakan rakyatnya. Sunan Ampel: Insya Allah, Barokallahu Fiikum, Laa Hawla Walaa Quwwata Illaa Billaah. PSJ: Aamiin, Saya undur diri Kanjeng Sunan, Assalamualaikum. Sunan Ampel: Waalaikumsalam

Sumber:

Tabloid Posmo edisi 957

Samberlilin99.blogspot.com

Tue, 4 Jun 2019 @20:59


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2019 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno