image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
WORKSHOP / GATHERING
TESTIMONIAL & GALLERY KEGIATAN

Lencana Foto / Facebook
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372
081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA SUKMA JATI

SLINK

Sakralnya Prosesi Jokowi Mantu

image

Telisik Metafisika Sakralnya Prosesi Jokowi Mantu
Bidadari Turun Midodareni, Bung Karno Berikan Restu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja menikahkan anak keduanya, Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution. Diketahui, menantu Presiden Jokowi itu adalah putra mantan Direktur Utama PTPN IV, almarhum Erwin Nasution. Kahiyang resmi dipersunting Bobby dan telah melaksanakan prosesi akad nikah pada Rabu (8/11/2017), di Gedung Graha Sabha Buana, Sumber, Banjarsari, Solo. Benarkah prosesi sakral yang dilakoni sarat nuansa mistis? Berikut telisik Posmo bersama ahli aura, Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati) dari Padepokan Inti Semesta.

SUDAH sejak Senin (06/11/2017), kesibukan melanda Kota Solo. Sebuah peristiwa penting dalam hidup Presiden Jokowi berlangsung di sana. Pada Rabu (08/11/2017), pernikahan sang putri, Kahiyang Ayu yang dipersunting Muhammad Bobby Afif Nasution digelar penuh bahagia. Setelah dilakukan ritual terawangan disertai raga sukma, pun diperoleh informasi gaib. Seperti dalam prosesi midodareni dalam rangkaian pernikahan yang dilaksanakan pada Selasa (7/11/2017) pukul 19.00 WIB di kediaman pribadi Jokowi. Prosesi sebagai bagian dalam rangkaian acara yang dilakukan setelah ritual siraman yang berlangsung pada hari yang sama pukul 08.00 WIB. Sementara itu prosesi utama, yaitu ijab kabul dan resepsi, dilaksanakan pada Rabu (8/11/2017) di Gedung Graha Saba Buana, Solo.

Midodareni adalah salah satu rangkaian prosesi adat pernikahan yang berasal dari daerah Jawa. Midodareni berasal dari kata dasar widodari (Jawa) yang berarti bidadari yaitu putri dari surga yang sangat cantik dan sangat harum baunya. “Masyarakat Jawa tradisional percaya bahwa pada malam tersebut, para bidadari dari kahyangan akan turun ke bumi dan bertandang ke kediaman calon pengantin wanita, untuk menyempurnakan dan mempercantik pengantin wanita,” jelas Pangeran Sukma Jati mengawali ritual. Acara adat pernikahan Jawa yang biasanya disandingkan dengan acara seserahan. Pada malam midodareni calon pengantin wanita hanya diperbolehkan berada di dalam kamar pengantin. Dan yang dapat melihat hanya saudara dan tamu yang wanita saja. Para Gadis dan Ibu-ibu. Midodareni pada jaman dulu biasanya dilaksanakan antara jam 18.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB ini disebut juga sebagai malam midodareni, calon penganten tidak boleh tidur.

“Berdasarkan deteksi gaib, pada malam Midodareni tersebut terlihat gumpalan aura berwarna putih terang, cahaya merah muda, biru dan silver. Selain cahaya yang muncul dan terlihat, juga nampak belasan bidadari yang turun ke bumi menyertai acara Midodareni itu. Bidadari yang cantik jelita dengan gaun berwarna putih, berselendang putih dan ada sedikit hiasan seperti bordiran warna hijau di Baju nya terlihat sangat cantik, anggun dan memukau. Belasan bidadari tersebut terbang berputar mengelilingi tempat acara midodareni Kahiyang Ayu - Bobby dengan putaran yang lambat dan kerap kali turun menginjakkan kaki di lantai kemudian terbang lagi. Kahiyang Ayu sang pengantin wanita mendapatkan aura yang luar biasa dari belasan bidadari tersebut. Sehingga terlihat makin cantik, anggun dan memukau. Selain itu, keberadaan bidadari ini membuat suasana acara Midodareni semakin khidmat dan lancar. Gumpalan Aura yang terlihat di malam Midodareni itu adalah aura berwarna putih yang berasal dari pancaran Sang Bidadari yang sinarnya menyilaukan. Aura ini tersebar ke daerah tempat diamnya pengantin wanita dan selalu berada di sekitarnya selama ritual ini berlangsung,” ungkap spiritualis yang baru saja bertandang ke Malaysia dalam rangkaian tournya sebagai seorang ahli aura.

Lebih lanjut, Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati) memaparkan beragam aura yang muncul dalam gelaran prosesi sakral itu. "Selain aura berwarna putih, ada warna lain yang juga dominan yaitu aura merah muda. Aura ini berasal dari mantra-mantra/ doa yang dibacakan saat ritual midodareni, aura ini membuat suasana semakin penuh dengan cinta, kasih sayang, kebahagiaan, kedamaian, kerukunan, kerinduan dan kekeluargaan dari kedua pengantin. Aura biru pun terlihat saat acara ini berlangsung, aura ini memiliki makna spirituality, yaitu semua pihak dari pengantin pria dan wanita merasakan suasana spiritual, kesakralan prosesi ini sehingga membuat suasana semkin khidmat, penuh haru kebahagiaan, perasaan kehadiran Tuhan dan kepasrahan yang tinggi kepada Sang Maha Kuasa. Aura berwarna silver/perak terlihat berada di tepian tempat acara ini berlangsung. Cahaya ini bermakna suatu pagar gaib kuat yang terpancar, pagar gaib ini berfungsi menolak bala, melindungi proses ritual dari segala hal jahat dan negatif, pagar gaib ini berasal dari doa-doa yang dipanjatkan oleh para sesepuh, juga acara pembacaan Al-quran yang dibacakan selama rangkaian prosesi pernikahan putri presiden itu," tambahnya sembari mengungkapkan bahwa secara keseluruhan acara midodareni ini berlangsung dengan sangat lancar dan khidmat," semoga memberi berkah untuk pernikahan putri satu-satunya presiden itu. Aamiin," doanya.

7 Pawang, 40 Hari

Diantara prosesi sakral lainnya, seperti siraman di kediaman Jokowi di Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Siraman pengantin putra (Boby) di salah satu hotel bintang lima Alila di kota Solo. Akad nikah dan ijab kobul, di Gedung Graha Saba Buana. Panggih (mempertemukan pengantin Putra dan Putri) di Gedung Graha Saba Buana Solo hingga resepsi pernikahan Kahiyang - Boby yang dihadiri kira-kira 8.000 tamu undangan di Gedung Graha Saba Buana Solo. Dari ke enam acara penting dalam rangkaian pernikahan itu semua berlangsung lancar dan selamat. Selain itu deteksi ghaib pun diperoleh spiritualis pada momen-momen penting rangkain tersebut. Acara yang sedemikian lancar dan meriah itu tentu tidak lepas dari peranan doa dan kekuatan mistik lainnya. Salah satunya adalah bersumber dari pawang. Pawang yang terlibat pada  rangkaian ini mencapai 7 orang pawang yang ahli dalam hal hujan, bencana, tolak bala, keselamatan, pamor, ahli gaib dan upacara ritus keagamaan. Pawang mulai bekerja sejak 40 hari sebelum pelaksanaan sampai 7 hari setelah acara selesai. Hal ini bertujuan agar seluruh rangkaian prosesi pernikahan bisa berjalan dengan baik. Pada acara ritual penting tersebut, selain dihadiri oleh pembesar negeri, selebritis, para tokoh agama dan politikus juga dihadiri para danyang yakni para leluhur jawa yang memang sengaja diundang oleh pawang ahli gaib agar memberikan restu dan keselamatan pada acara ini. Dibalik acara yang demikian lancar dan selamat, sebenarnya tersimpan ancaman dari berbagai pihak yang merupakan pihak oposisi secara politik yang berusaha untuk menggagalkan acara ini," ungkapnya setelah melakoni ritual deteksi.

Diantaranya pula ada pengriman mahluk gaib yang bersifat merusak, yaitu Buto Ijo, Genderuwo, Kuntilanak, Tuyul, Jin penjilat makanan agar basi dan mahluk pengundang angin ribut. Mahluk-mahluk gaib jahat ini berusaha menerobos benteng gaib dengan memberikan serangan-serangan yang bertubi-tubi saat acara dimulai dari pagi hingga selesai. namun serangan-serangan itu akhirnya bisa diredam dan ditolak oleh pagar gaib yang sudah dibuat oleh para pawang dan doa para Kiai/ sesepuh" tukasnya. Saat melakukan raga sukma, spiritualis yang berkediaman di Bandung ini mengucapkan salam di lokasi acara berlangsung. Hadirlah sosok gaib positif yang membalas dan menemuinya. Sosok gaib itu adalah Kiai Resi Luhung Pangarti. Berikut kutipan dialog mereka:

Pangeran Sukma Jati (PSJ): Assalamualaikum Yaa ahlul ghoib. Kiai: Waalaikumsalam Ki Sanak. PSJ: Salam kenal Kiai, Saya adalah Pangeran Sukma Jati, hendak memohon petunjuk! Kiai: Baik ananda Pangeran apa yang bisa Romo bantu?. PSJ: Saya hendak bertanya seputar prosesi pernikahan Putri Presiden Kami, mohon petunjuk!. Kiai: Insya Allah... semua proses berjalan dengan baik dan lancar, Kami para Danyang, Para Leluhur, para ahli gaib di sini memberikan restu kepada kedua pengantin. Memang ada ancaman dari pihak luar yaitu hawa negatif yang sengaja menyerang untuk merusak acara, namun semua itu Kami halau. Alhamdulillah semua bisa selamat dan sukses. Kami pun memberikan selamat atas pernikahan ini kepada kedua pengantin Kahiyang Ayu dan Bobby semoga diberkahi Allah dan Sakinah Mawaddah Wa Rohmah. PSJ: Terimakasih atas petunjuknya Kiai Kami akan sampaikan ucapan selamat ini kepada kedua pengantin. Hamba mohon undur diri, Wassalam. Kiai: Baik Pangeran, Waalaikumsalam.

Itu adalah dialog Pangeran Sukma Jati dengan ahli gaib Danyang di lokasi. "Selain para danyang, proses ini juga dihadiri oleh Bapak Presiden pertama yakni Presiden Soekarno. Beliau datang untuk memberi restu kepada Bapak Jokowi atas pernikahan putrinya, sekaligus memberikan restu kepada Kahiyang Ayu dan Bobby selaku pengantin. Kedatangan tokoh Soekarno ini tidak terlepas dari ritual pemanggilan dari leluhur suci oleh para pawang dan Kyai Sepuh melalui doa dan mantra, yang tidak lain tujuannya adalah agar seluruh prosesi pernikahan ini berjalan dengan baik dan lancar," Pungkas Pangeran Sukma Jati kepada Posmo.

Sumber:

Tabloid Posmo edisi 960

Samberlilin99.blogspot.com

Fri, 31 May 2019 @22:09


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2019 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno