image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
WORKSHOP / GATHERING
TESTIMONIAL & GALLERY KEGIATAN

Lencana Foto / Facebook
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372
081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA SUKMA JATI

SLINK

Nasib Nusantara Tahun 2018

image

Terawang Nasib Nusantara Jelang Pergantian 2017

Gunung Agung & Puting Beliung Penutup Bencana Nusantara

Kabar bencana silih berganti menerjang Nusantara. Mulai banjir, gunung meletus hingga badai puting beliung. Berikut telisik nasib Nusantara jelang bergulirnya tahun 2018 dalam rangkaian deteksi gaib.

SETELAH melakukan ritual terawangan dan raga sukma mengenai nasib Nusantara dengan yang dikaitkan fenomena alam yang terjadi akhir-akhir ini. Spiritualis pakar aura, Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati) ini pun mendapatkan informasi gaib berupa gambaran nasib Nusantara beberapa waktu mendatang. Fenomena alam yang terjadi di seantero Nusantara adalah fenomena yang termasuk bencana yang sangat besar dan merupakan kelanjutan dari rangkaian bencana tahun sebelumnya. Mengapa demikian? "Segala hal tentu ada sababiyahnya, bencana yang terjadi di negeri kita pada dasarnya ulah kita sendiri. Secara sebab lahiriyah yaitu banyak yang melakukan maksiat, pembunuhan, eksploitasi alam, keadilan yang kurang merata, hukum yang tumpul ke atas tajam ke bawah, pemerkosaan disertai pembunuhan, buang sampah sembarangan, lingkungan yang kurang diperhatikan kebersihannya dsb," urainya menggambarkan situasi yang nantinya melanda Nusantara. "Manusia kita saat ini memiliki Intelektualitas yang tinggi tapi kering bathiniyahnya. IQ yang semakin cerdas namun kesadaran spiritualnya sangat minim, canggih dalam menggunakan teknologi tapi jauh dari mengaji diri. Sehingga lebih condong melakukan kemaksiatan, merugikan orang lain, menipu, membunuh, korupsi dan tindak kejahatan lainnya. Oleh sebab itu alam Nusantara menjadi "murka". Bencana dimana-mana, makhluk gaib Nusantara marah, danyang Nusantara pun ikut marah," jelasnya.

Dalam penglihatan bathin saat melakukan terawangan, "Terlihat Nusantara dipenuhi aura berwarna kuning-kusam/kuning-keabuan, coklat usam dan juga ada aura putih di bagian paling luar. Juga ada aura kelap-kelip. Selain aura, yang nampak terlihat adalah banyaknya makhluk astral berupa Naga Bumi, Naga Laut dan Naga Langit yang hilir mudik, terlihat bergerak, terbang ke segala arah dan mondar-mandir. Makhluk berupa naga ini merupakan yang paling aktif memberikan pertanda jika akan ada fenomena alam yang terjadi karena instingnya sangat kuat dan memiliki intuisi yang tajam. Oleh sebab itu di tahun 2018 mendatang, sepertinya Nusantara akan kembali menerima ujian berupa bencana alam yang banyak berbagai macam. Mulai dari yang paling sering yaitu bencana yang berhubungan dengan "air" dan "tanah". Selain itu diikuti bencana dari "angin"," terangnya. Dari informasi gaib yang diterimanya dalam meditasi, "Bencana berupa air terjadi karena unsur air di Nusantara ini mengungkapkan kemarahannya, disebabkan banyaknya pembunuhan dimana-mana, darah yang berupa cairan mengotori air yang bersih. Sehingga Naga Laut memberikan pertanda bahwa air akan meluapkan kemarahan ini dengan bencana yang bermacam-macam seperti banjir, tsunami dan gelombang dahsyat," ungkapnya. Gaib Naga Bumi pun ikut memberikan pertanda, "Bahwa elemen tanah yang ada di bumi yang kita pijak akan mengungkapkan kemarahannya dengan banyaknya bencana berupa gempa bumi yang cukup besar, longsor, gunung meletus dan pergeseran-pergeseran lempeng bumi yang aktif," katanya. "Naga Bumi berkata, bumi ini sedang marah karena ulah manusia yang makin tidak beradab, pembunuhan dimana-mana, nyawa dianggap barang murah, pembegalan disertai pembunuhan, perzinahan disertai pembunuhan, tempat-tempat maksiat yang semakin banyak, pembangunan yang membabi buta tanpa melihat lingkungan dsb. Oleh karena itu, selain bencana dari elemen air seperti banjir maka yang sering terjadi adalah dari elemen tanah yaitu longsor, gunung meletus dan gempa. Tidak tinggal diam, Naga Langit pun ikut memberikan isyarat, katanya: angin ikut marah ingin segera menyingkirkan semua kotoran yang mengganggu. Akan lebih sering terjadi bencana angin puting beliung, angin topan dan petir yang menyambar. Semua bencana ini tentu adalah efek dari perbuatan kita sendiri, oleh karena itu hendaknya kita introspeksi diri agar saling menjaga diri dan menghindari perbuatan maksiat yang hanya mengotori bumi yang kita pijak. Maka segeralah tinggalkan kejahatan dan kemaksiatan itu, banyaklah berbuat baik dan peliharalah lingkungan kita," ungkapnya.

Wed, 8 May 2019 @14:30


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2019 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno