image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
WORKSHOP / GATHERING
TESTIMONIAL & GALLERY KEGIATAN

Lencana Foto / Facebook
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372
081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA SUKMA JATI

SLINK

Pulung Wahyu Keprabon Pilkada Serentak 2018

image

Dari Deteksi Pulung Wahyu Keprabon dalam Pilkada Serentak 2018
Aura Pulung Langit Naungi Pilkada di Jawa

Dalam khasanah kejawen dan spiritual, kepemimpinan negeri ini tak terlepas dari misteri pulung atau wahyu keprabon sebagai manivestasi restu Yang Maha Kuasa kepada manusia untuk menjadi khalifah di muka bumi. Lantas, siapa yang meraih restu Yang Maha Kuasa itu. Berikut telisik posmo bersama spiritualis pakar aura, Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati).

Setelah melakukan terawangan untuk melakukan deteksi gaib. Maka Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati) memperoleh informasi gaib terkait pesta demokrasi di Indonesia yang kerap diwarnai bumbu serta intrik-intrik tak kasat mata. Iya, betapa tidak ! agaknya pada musim pilkada kali ini di wilayah Jatim, Jabar dan Jateng diwarnai perang strategi juga mistik. Selain itu, keberadaan Pulung Wahyu Keprabon juga memiliki peranan penting dalam terpilihnya pemimpin yang sesuai dengan harapan. Sebut saja pasangan yang maju dalam pilkada di Jatim yaitu Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarnoputri. Pasangan yang maju di pilkada Jateng yaitu Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) dan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Sementara, pilkada Jabar yaitu Deddy Mizwar-Deddy Mulyadi, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, serta TB Hasanuddin-Anton Charliyan. Dari sekian pasangan yang maju di pilkada ini masing-masing memiliki strategi politik, baik melalui partai pengusungnya maupun secara independen. Akan tetapi ada faktor yang berpengaruh besar pada terpilihnya suatu pemimpin di Tanah Jawa ini, yaitu keberadaan Wahyu Keprabon. Wahyu Keprabon dalam definisi di Tanah Jawa adalah sesuatu yang diterima langsung dari Tuhan oleh seseorang yang terpilih untuk menjadi pemimpin yang Kesatria, pemimpin besar, adil dan membawa perubahan yang baik. Lantas kemana Wahyu Keprabon ini mendekat pada pilkada kali ini?

Berdasarkan terawangan yang dilakoni sang spiritualis pada Kamis Malam, 11 Januari 2018 kepada Posmo diceritakan bahwa terlihat setiap calon tersebut memiliki pelindung spiritual masing-masing yang akan membantu dalam pelancaran dan terpilihnya di Pilkada. "Terlihat cahaya yang berwarna-warni (aura) pada setiap pasangan calon tersebut. Dari ketiga daerah tersebut, daya mistis terlihat paling kuat adalah di Jawa Timur. Daya mistis tersebut adalah berasal dari doa para kyai sepuh, juga dari golongan hitam sebagai rivalnya, yakni pelaku politik yang ingin mengambil kemenangan secara jalan pintas," ungkapnya sesaat usai melakukan ritual deteksi.

Kembali lagi pada perihal wahyu keprabon, kepada siapa mendekat? Dalam ruang semedi, Ki Sukma Jati melihat cahaya putih berkilauan menaungi Jawa Barat. Dikatakan oleh Pangeran Sukma Jati bahwa cahaya putih tersebut muncul dari langit, bagaikan senter cahaya tersebut menyinari Jawa Barat dari ujung ke ujung, "Wilayah yang paling terang tersinari adalah Bandung dan Tasikmalaya. Hal ini mungkin terkait dengan salah satu calon di Pilkada tersebut yang berasal dari Bandung dan Tasikmalaya, yaitu Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum," jelasnya.

Seperti diketahui sepak terjang Ridwan kamil sebagai Walikota Bandung terlihat sangat baik dan mampu mengundang simpati dan dukungan dalam kala Nasional. "Terutama di jawa Barat sendiri, Ridwan Kamil memiliki elektabilitas yang sangat baik sehingga akan banyak dukungan yanag mengarah kepadanya. Selain itu, wakilnya yaitu Uu Ruzhanul Ulum yang merupakan Bupati Tasikmalaya, juga memiliki elektabilitas yang sangat baik pula. Kedua pasangan ini termasuk pasangan yang sangat cocok dalam Pilkada tahun ini. Hal inilah mungkin yang secara lahiriyah nampak dari calon tersebut sehingga memungkinkan menerima cahaya Wahyu Keprabon ini," imbuhnya.

"Jika dilihat secara bathiniyah, baik RK maupun Uu memiliki jiwa ksatria. Semoga bisa menjadi pemimpin yang membawa kebaikan dan keadilan bagi Rakyat," harap Spiritualis asal Bandung ini. Keberadaan pulung wahyu Keprabon ini tentu juga diperebutkan oleh semua calon di Pilkada, hal ini tidak terlepas dari peranan para spiritualis yang berada di belakang mereka. Para spiritualis pendukung calon masing-masing bersaing untuk menarik pulung wahyu ini agar jatuh pada pihaknya. "Berbagai ritual dilakukan oleh para spiritualis diantaranya ritual Kungkum, Junjung Drajat dan Semedi beberapa malam. Ritual yang berhasil akan membawakan keberhasilan pada pihaknya sehingga calonnya akan terpilih di Pilkada nanti. Dengan adanya peperangan secara ghaib ini, maka nusantara khususnya di wilayah Jawa memiliki perubahan quantitas energi metafisika. Energi metafisika/ ghaib di Pulau Jawa saat ini sedang pada puncaknya, berbagai Danyang turun ke Bumi untuk merestui dan mewarnai jalannya pilkada ini," ungkapnya sembari mengurai adanya energi seperti cahaya putih berkilauan yang menaungi Jawa Barat, cahaya Hijau menaungi Jawa Tengah dan cahaya warna-warni menaungi Jawa Timur.

Telisik lebih focus, diperolah informasi bahwa pasangan lain yang terlihat cocok dalam hal aura adalah Khofifah - Emil Dardak, "pasangan ini saling memperkuat sehingga kemungkinan besar akan memenangkan Pilkada di Jawa Timur, sementara di Jawa Tengah pasangan yang auranya cocok adalah Ganjar Pranowo - Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), kemungkinan besar juga akan memenangkan pilkada di daerahnya" tegasnya. Begitualh penerawangan mengenai Wahyu Keprabon di pilkada tahun ini, "semoga kita semua mendapatkan pemimpin yang sesuai harapan, amanah dan jujur. Aamiin doa Pangeran Sukma Jati mengakhiri ritual Wahyu Keprabon dalam gelaran pilkada serentak 2018 yang baru saja bergulir pada pendaftaran kandidat calon kepala daerah yang nantinya bertarung.

Sumber:

Tabloid Posmo edisi 969

Samberlilin99.blogspot.com

Fri, 24 May 2019 @10:08


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2019 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno