image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
WORKSHOP / GATHERING
TESTIMONIAL & GALLERY KEGIATAN

Lencana Foto / Facebook
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372
081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA SUKMA JATI

SLINK

Terapi Alami Penanganan Difteri

image

Kedua bakteri tersebut ketika memasuki tubuh akan menyebarkan sejenis toksin yang bekerja mematikan sel-sel pada lapisan dinding tenggorokkan dan amandel. Sel mati pada dinding tenggorokan inilah yang kemudian berubah menjadi keabuan dan melapisi dinding tenggorokan.

Lapisan membran kelabu ini membuat dinding tenggorokan mengalami peradangan berat yang mengganggu se-sel otot dalam tenggorokan. Pasien akan mulai kehilangan sensivitas saraf dan kemampuan motoriknya (seperti menelan dan bernapas). Selain itu, membran ini memicu produksi lendir yang berat dan pekat. Sehingga pasien akan mengalami pilek berat, batuk berdahak, dan suara serak yang sangat parah.

Pada taraf berat, akan mengalami pembengkakan pada kelenjar limfa dan akhirnya perusakan sel memburuk ditandai dengan terbentuknya lendir darah. Kadang bakteri sempat masuk ke dalam jantung dan paru-paru melalui napas dan akhirnya merusak sel dinding pada kedua organ tersebut serta membentuk membran yang sama pada kedua organ.

Difteri juga bisa menyerang lapisan kulit dengan merusak sel-sel dalam kulit dan membentuk sekumpulan bisul kecil yang sulit disembuhkan. Kadang masalah ini yang menjadi keluhan karena kalaupun berhasil disembuhkan, kerusakan pada setiap organ termasuk pada sel kulit akan membekas dan meninggalkan semacam parut atau tanda.

Bakteri Corynebacterium diphtheriae dan Corynebacterium ulcerans ini sangat mudah menular, penularan cukup melalui pernapasan, air liur, makanan/minuman bekas tersentuh mereka yang mengidap difteri, serta keringat. Kadang bekas handuk penderita juga bisa menyebabkan penularan. Penularan berjalan sangat cepat dengan proses inkubasinya hanya memakan tempo 2-5 hari saja.

Penyakit ini menjadi sangat mematikan karena membran membuat pasien akan merasa sesak napas hebat dan akhirnya mereka tidak lagi bisa mendapatkan asupan oksigen sebagaimana mestinya. Selain itu, kemunculan membran pada area jantung dan paru-paru juga bisa memicu disfungsi kedua organ itu.

Pengobatan medis sejauh ini menggunakan dua sistem, yakni dengan antibiotik dan antitoksin. Antibiotik bertujuan mematikan serangan bakteri, sedangkan antitoksin untuk menetralisir kadar toksin bakteri dalam darah. Pearwatan ini membutuhkan tempo setidaknya 3 minggu sampai 2 bulan untuk pulih kembali. Kadang diperlukan operasi pengangkatan membran bila membran terlalu tebal sehingga mustahil terkelupas dengan sendirinya.

Solusi alternatif yang bisa membantu meningkatkan kemungkinan hidup dan penyembuhan adalah dengan obat herbal difteri. Berarti memanfaatkan bahan herbal alami yang berkhasiat memperbaiki masalah infeksi dan kerusakan sel area tenggorokan, dengan kadar antibiotik dan antitoksin tinggi. Beberapa obat herbal tersebut antara lain:


JUS NANAS

Dalam nanas terdapat kandungan bromelein yang sangat baik untuk anti radang dan membantu mengelupas sel-sel rusak baik yang membantu meluruhkan membran kelabu akibat difteri. Senyawa dalam nanas juga membantu meningkatkan imunitas dan antioksidan yang cukup tinggi.


BAWANG PUTIH SEGAR

Dalam bawang putih terdapat kandungan minyak atsiri yang bekerja sebagai antibakteri dan antiradang, serta kandungan Organosulfida yang secara aktif mampu bekerja meluruhkan membran kelabu karena difteri. Terdapat pula khasiat unik dari Saltivine yang terbukti sangat baik memperbaiki kerusakan sel, termasuk mengembalikan fungsi sel dan jaringan di area dinding tenggorokan.

 

JERUK LEMON dan ROSELLA

Perpaduan air rebusan bunga rosella dengan perasan jeruk nipis/lemon mampu bekerja sama dalam menyingkirkan racun dari bakteri Corynebacterium diphtheriae dan Corybectarium ulcerans. Ini berkat perpaduan beragam antitoksin di dalamnya, dan juga sifatnya yang mirip nanas dalam meluruhkan sisa sel-sel rusak karena peradangan pada tenggorokan. Fungsinya ini sangat baik untuk mengatasi difteri.

Wed, 28 Aug 2019 @09:18


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2019 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno