image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
WORKSHOP / GATHERING
TESTIMONIAL & GALLERY KEGIATAN

Lencana Foto / Facebook
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372
081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA SUKMA JATI

SLINK

Kisah Bangsa Israel Kuno Menuju Tanah Palestina di Bawah Pimpinan Nabi Dawud

image

Setelah terjadi banjir besar pada zaman Nabi Nuh AS, tahun 300 SM. Diantara keturunan Nabi Nuh dengan nama Bangsa Kan'an memasuki wilayah bumi Palestina. Karena dianggap daerah yang subur dan bebas banjir.

Beberapa ratus tahun kemudian tepatnya tahun 2000 SM Nabi Ibrahim AS berdakwah dan menetap di Palestina bersama SIti Hajar dan mempunyai seorang putra bernama Ishak. Nabi Ishak mempunyai mempunyai seorang putra bernama Israel, setelah menjadi Nabi bernama Nabi Ya'kub AS. Ia mempunyai 12 orang anak. Diantara 7 anaknya itu pembawa gelar Bani Israel.

Salah satu anak Nabi Ya'kub AS yaitu Nabi Yusuf AS, merantau ke Mesir dan berhasil menjadi seorang Raja. Ketika masa paceklik, Nabi Ya'kub AS beserta saudara-saudara Yusuf bermigrasi ke Mesir. Dari sinilah keturunan Nabi Ya'kub AS makin banyak berada di Mesir dan hidup dalam kemewahan akibat bisnisnya mengalami kemajuan. Banyak yang jadi konglomerat. Karena dukungan dari Nabi Yusuf AS.

Sepeninggal Nabi Yusuf AS, kekuasaan silih berganti. Ketika Raja Firaun II menjadi Raja tahun 1550 SM - 1200 SM, nasib Bani Israel mengalami nasib tragis. Posisinya bukan sebagai konglomerat, melainkan menjadi penduduk kelas dua, bahkan banyak yang dijadikan budak.

Kemudian tahun 1200 SM - 1100 SM Nabi Musa AS dan Bani Israel meninggalkan kerajaan Mesir secara terpaksa melewati Laut Merah menuju gurun Sinai. Kemudian berlanjut menuju tanah Palestina.

Namun saat hendak memasuki bumi Palestina (dulu bernama Filistin), Bani Israel menolak dan berkata sebagaimana di jelaskan di dalam Al-Qur'an: "Hai Musa, Kami akan sekali-kali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi ada orang yang gagah perkasa di dalamnya. Karena itu pergilah kamu bersama Rabb (Tuhan) mu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya Kami hanya duduk menanti di sini saja." ( QS 5:24)

Sejak Nabi Musa AS masih hidup Bangsa Israel tetap berada di luar tanah Palestina. Mengingat wilayah tersebut masih dikuasai kerajaan. Mereka takut akan mengalami peristiwa saat berada di kerajaan Mesir yang awal mulanya jadi konglomerat kemudian dijadikan budak. Boleh dibilang traumanya masih mendalam.

Mendirikan Kerajaan

Mereka baru memasuki tanah Palestina setelah Nabi Daud AS (anak Nabi Musa A.S) mampu Goliath (Jalut) dari Filistin yang selama ini ditakuti bangsa Israel. Setelah tanah Palestina berhasil direbut dan Daud A.S dijadikan raja. Wilayah kerajaannya membentang dari tepi sungai Nil hingga sungai Efrat di Iraq. Kepemimpinan Daud A.S diteruskan oleh anaknya Nabi Sulaiman A.S dan masjidil Aqsa pun dibangun. Tahun 922 SM - 800 SM, sepeninggal Nabi Sulaiman A.S Israel di landa perang saudara yang berlarut-larut, hingga akhirnya kerajaan itu terbelah menjadi dua, yakni bagian Utara bernama Israel beribukota Samaria dan Selatan bernama Yehuda beribukota Yerusalem.

Kemudian tahun 600 SM - 500 SM Kerajaan Yehuda dihancurkan lewat tangan Nebukadnezar dari Babylonia. Dalam Injil Kitan Raja-raja ke-2 23:27 dinyatakan bahwa mereka tidak menpunyai hak lagi atas Yerusalem. Mereka diusir dari Yerusalem dan dipenjara di Babylonia.

Sun, 1 Sep 2019 @09:18


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2019 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno