image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
KEGIATAN & WORKSHOP
TESTIMONIAL & GALLERY FOTO

Facebook Instagram Youtube
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA PANGERAN SUKMA JATI

SLINK

Rahasia Pengobatan dengan Kay di Zaman Kenabian

image

Salah satu sifat mukmin yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab adalah tidak melakukan pengobatan dengan kay, yaitu metode pengobatan tradisional dengan menggunakan/ menempelkan besi panas. Kay adalah menempelkan besi panas pada daerah yang terluka atau sejenisnya.

Perhatikan hadits berikut terkait hubungan antata kay dengan masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab, Nabi SAW bersabda: sesungguhnya akan masuk surga 70.000 orang dari ummatku tanpa hisab dan tanpa adzab. Para sahabat bertanya mengenai siala mereka. Nabi lalu menjawab: "mereka adalah orang yang tidak meminta ruqyah, tidak berobat dengan kay dan tidak berthathayur (beranggapan sial) dan mereka hanya bertawakkal kepada Rab mereka."

Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, apa kaitannya berobat dengan kay yaitu menempelkan besi panas pada bagian yang sakit dengan masuk surga tanpa hisab? Mengapa disebutkan orang yang melakukan pengobatan dengan kay bisa menyebabkan dirinya tidak termasuk ke dalam orang yang masuk surga tanpa hisan dan adzab.

Penjelasan ulama terkait hal ini, bahwa yang dimaksud dengan berobat kay disini adalah orang sehat yang tidak sedang sakit kemudian melakukan kay, yaitu menempelkan besi panas dengan anggapan dan keyakinan yang tidak benar, yaitu mereka beranggapan bahwa kay dapat menjadi sebab tidak sakit atau bisa menjaga mereka dari penyakit. Tentu ini adalah keyakinan yang bertentangan dengan tawakkal, karena tidak ada hubungannya antara kay dengan tidak sakit.

Kay tidak bisa mencegah penyakit, seharusnya ia memohon dan yakin kepada Allah SWT yang menjaga ia dari penyakit. Hal ini dapat mengurangi ketakwaan dan tauhid seseorang yang bisa berimbas pada tercegahnya dia dari predikat sebagai golongan yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab.

Ibnu Quthaibah menjelaskan, "Kay ada dua jenis, pertama: kay pada orang sehat suapaya tidak terkena sakir. Ilmiah yang dimaksud dengan tidak bertawakal bagi orang yang melakukan kay, karena ia bertujuan (beranggapan) untuk menolak takdir dari dirinya, padahal takdir tidak bisa ditolak.

Kedua: Kay pada orang yang sakit/luka jika ada anggota tubuh yang rusak atau terpotong. Ini adalah pengobatan dengan cara kay ya g diperbolehkan secara syariat, akan tetapi jika berobat dengan kay masih ada kemungkinan bisa sembuh dan tidak bisa sembuh, maka hukum kay lebih dekat ke arah makruh.

Beberapa ulama membolehkan kay dengan syarat kay menjadi pilihan pengobatan terakhir, dengan alasan bahwa menggunakan kay dapat menyebabkan rasa sakit, sehingga jika pengobatan lainnya, lebih baik pengobatan kay ditinggalkan dan beralih kepada pengobatan yang lebih baik dan tidak menimbulkan rasa sakit.

An-Nawai menjelaskan hal ini, beliau bekata, sabda Rasulullah SAW: "saya tidak menyukai kay". Isyarat agar berobat dengan kay dijadikan pilihan terakhir hingga dalam keadaan terpaksa, karena menggunakan kay akan menimbulkan rasa sakit (karena penyakit) lebih ringan daripada sakit yang ditimbulkan oleh kay".

Syaikh Abdul Aziz Bin Baz juga menjelaskan, "Ya boleh berobat dengan kay,, asalkan ada kebutuhan untuk menggunakan kay maka tidak mengapa. Sejumlah sahabat pernah melakukan kay, jika kay dibutihkan maka tidak mengapa, akan tetapi meninggalkan kay adalh lebih baik yaitu, apabila obat dan pengobatan lain lebih mudah, karena kay menimbulkan sejenis penyiksaan (karena rasa panas), maka meninggalkannya lebih utama kecuali jika ada hajat (kebutuhan)."

PADEPOKAN INTI SEMESTA

Profile Kami klik di sini

Mau belajar spiritual dan metafisika langsung dengan ahlinya? Ayo gabung bersama Padepokan Inti Semesta Pusat Gemblengan spiritual dan metafisika untuk private dan publik. Dapatkan juga produk-produk spiritual dan supranatural kami di link berikut...

www.padepokanintisemesta.com 

Email: pangeransukmajati@yahoo.com

IG: @pangeransukmajati

Youtube: Pangeran Sukmajati

Office:

Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB
Simpati Hp. 081296609372 (WA) dan XL 081910095431.

Guru Besar Pangeran Sukma Jati

Tue, 14 Jan 2020 @17:01


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2020 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno