image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
KEGIATAN & WORKSHOP
TESTIMONIAL & GALLERY FOTO

Facebook Instagram Youtube
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA PANGERAN SUKMA JATI

Kerajaan Islam Perlak dan Sultan Alaidin

Salah satu sejarah Aceh adalah kerajaan Peureulak (Perlak). Rajanyayang terkenal adalah Alaidiin Maulana Sayed Abdul Aziz Syah. Kesultanan Peureulak merupakan kerajaan Islam pertama di nusantara, bahkan di Asia Tenggara. Kerajaan ini berkuasa pada tahun 840 M - 1292 M. Kini daerah tersebut masuk dalam wilayah Aceh Timur Provinsi Aceh.

Kerajaan Peureulak adalah kerajaan yang telah mempunyai Tamddun atau kebudayaan yang tinggi seperti adanya angakatan perang kerajaan, hubungan diplomatic luar negeri, kemakmuran ekonomi dan adanya pusat ilmu pengetahuan, yaitu Dayah atau Zawiyah Cot Kala.

Kemudian dunia Internasional mendukung Peureulak sebagai daerah pertama masuknya Islam ke Asia Tenggara, yang diwacanakan dalam bentuk pembangunan Monumen Islam Asia Tenggara (Monisa). Setelah kerajaan Peureulak mengalami kemunduran, maka pada awal abad ke-13, diujung Sumatera berdiri kerajaan Islam baru bernama Samudera Pasai, pimpinannya adalah Sulthan Malikus Saleh.

Dengan berdirinya kerajaan baru bernama Samudera Pasai di bawah Pimpinan Sulthan Malikus Saleh, Kerajaan Samudera Pasai sering disebut dengan Madinah. Sementara orang-orang menyebut Kerajaan Peureulak adalah Mekkah, tempat berdirinya Islam pertama.

 

Sulthan Alaidin

Sulthan pertama Peureulak adalah Sulthan Alaidin Sayed Maulana Abdul Aziz Syah, sebelum negeri Peureulak sudah memiliki pemimpin yang merupakan keturunan dari MeurahPerlak SYahir Nuwi atau Maharaja Pho He La. Pada tahun 800 Masehi, datanglah sebuah kapal dagang yang mengangkut rombongan berjumlah seratus saudagar Muslim Arab Quraisy, Persia dan India yang dipimpin oleh Nahkoda Khilafah. Mereka membarter kain, minyak atar dan perhiasan dengan rempah-rempah. R"ombongan misi Islam yang dipimpin Nahkoda Khilafah semuanya orang-orang Syiah." tulis Sejarawan A. Hasjmy dalam Syiah dan Ahlussunah .

Sejak itu, mereka kerap datang ke Bandar Perlak sehingga banyak orang Perlak masuk Islam, termasuk Meurah (Maharaja) Perlak dan keluarganya. Selanjutnya salah satu anak  uah Nahkoda Khilafah Ali bin Muhammad bin Jafar Shadiq dinikahkan dengan Maqdum Tansyuri, adik Syahir Nuwi. Dari pernikahannya lahir Sulthan Alaidin Sayed Maulana Abdul Aziz Syah, Sulthan pertama kerajaan Perlak.

Sulthan kemudian mengubah ibukota kerajaan yang semula bernama Bandar Perlak menjadi Bandar Khilafah, sebagai penghargaan kepada Nahkoda khalifah, Pada tahun 840 Masehi diproklamasikan kerajaan Perlak yang beribukota Bandar Khalifah. Saat ini letaknya sekitar 6 Kilo Meter dari kota Perlak. Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Nusantara yaitu kerajaan Perlak, bisa dinamakan Daulah Syi'iyah (Kerajaan Syiah).

Selanjutnya terus menerus generasi Dinasti Sayed Maulana Abdul Aziz Syah memerintah kerajaan Peureulak hingga abad 13.Sulthan Alaidin Sayed Maulana Abdul Aziz Syah dan isterinya Puteri Meurah Mahdum Khudawi keduanya berkuasa sejak 1 Muharram 225 Hijriyah atau tahun 840 Masehi.

Kemudian pada tahun 956 Masehi / 362 Hijriyah, terjadi ketegangan politik antara golongan Sunni dan golongan Syiah. Kerajaan Perlak pecah menjadi dua kerajaan, yang pertama adalah kerajaan Perlak Pesisir (Syiah-Red) yang dipimpin oleh Sulthan Alaidin Sayed Maulana Abdul Aziz Syah (986 - 1023) Masehi.

Kemudian pada tahun 988 Masehi, kerajaan Budha Sri Wijaya menyerang kerajaan Puerlak. Dalam pertempuran tersebut Sulthan Alaidin Sayed Maulana Abdul Aziz Syah meninggal dunia. Hikmah dibalik serangan kerajaan Budha Sriwijaya tersebut, Peureulak bersatu kembali dibawah pimpinan Sulthan Makhdum Alaiddin Malki Ibrahim Syah Johan Berdaulat. Dan peperangan melawan kerajaan Budha Sriwijaya berlanjut hingga tahun 1006 Masehi.

Pada tahun 1006 Masehi, peperangan usai karena Sriwijaya harus perang melawan Kerajaan Medang yang dipimpin Dharmawangsa, karena Sulthan Perlak dipimpin Sultan Perlak pedalaman. Sejak itu Sunni berkuasa dalam waktu yang lama.

 

Makam Sulthan

Di depan masjid makam Raja dari kerajaan Islam pertama disemayamkan bersama dengan permaisurinya. Sulthan Alaiddin Maulana Sayed Abdul Aziz Syah bersama Puteri Meurah Makhdum Khudawy yang merupakan anak dari Syahir Nuwi.

Makam yang berada dalam pagar berukuran 4x6 meter itu terdapat tulisan pada kepala makam, yaitu Makam Sultan Alaiddin Maulana Sayed Abdul Aziz Syah dan Istri Putri Meurah Mahdum Khudawi Pendiri Kerajaan Islam 1 Asia Tenggara Bandar Khalifah Peureulak, berkuasa Selasa 1 Muharam  225 H - 249 H / 840 M - 684 M, Wafat 249 H/ 684 M.

Makam tersebut bertopangkan empat buah penyangga dari beton dan beratapkan bagai rumah, berwarna kuning serta terdapat sedikit hijau pada ukirannya, dan coklat pada atapnya. Makam tersebut bertaburan batu-batuan di atasnya dan sebuah batu besar sebagai penanda lokasi kepala.

Itulah kisah tentang kerajaan Islam Pertama yag berdiri di Nusantara, yaitu Kerajaan Islam Perlak/Peureulak.


 

 

 

PADEPOKAN INTI SEMESTA

Profile Kami klik di sini

Mau belajar spiritual dan metafisika langsung dengan ahlinya? Ayo gabung bersama Padepokan Inti Semesta Pusat Gemblengan spiritual dan metafisika untuk private dan publik. Dapatkan juga produk-produk spiritual dan supranatural kami di link berikut...

www.padepokanintisemesta.com 

Email: pangeransukmajati@yahoo.com

IG: @pangeransukmajati

Youtube: Pangeran Sukmajati

Office:

Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB
Simpati Hp. 081296609372 (WA) dan XL 081910095431.

Guru Besar Pangeran Sukma Jati

Tue, 27 Oct 2020 @09:12


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Artikel Terbaru
Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2020 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno