image

Pangeran Sukma Jati

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
KEGIATAN & WORKSHOP
TESTIMONIAL & GALLERY FOTO

Facebook Instagram Youtube
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA PANGERAN SUKMA JATI

Menapaki Hidup setelah Mati (Alam Kubur Lebih nyata dan Lama)

Kita sering mengucapkan bahwa hidup di dunia hanya sementara. Dunia ini fana (sekedar bersinggah untuk minum), maknanya hidup di dunia ini hanya sebentar. Tidak lama, tidak abadi. Ungkapan yang seringkali kita ucapkan, atau kita dengar itu memang benar. Hidup ini dibatasi oleh umur, setelah mati ganti hidup di alam kubur.

Kehidupan di alam kuburpun hanya sementara, tidak abadi hanya saja lebih nyata dan lebih lama. Perbandingannya antara kita berada di alam kandungan dengan saat hidup di alam dunia. Bila normal, dialam kandungan hanya 9 bulan lebih 10 hari. Sementara di alam dunia antara 60 hingga 80 tahun atau 100 tahun.

Lamanya dikehidupan di alam kubur, dimulai sejak manusia meninggal dunia dan berakhir pada saat kiamat tiba. Kapan tibanya hari kiamat? Hanya Allah SWT yang tahu.

 

Alam Barzakh

Alam kubur disebut juga alam barzah, artinya batas atau pemisah antara kehidupan dunia dan akhirat, kehidupan di alam ini dimulai sesaat setelah kematian dan berakhir ketika kiamat tiba.

Imam Ja'far Shadiq berkata "Barzah adalah kubur dimulai dari hari kematian sampai hari kiamat". Ini berarti, selain alam dunia dan alam akhirat ada alam ketiga yang disebut dengan alam barzah, yaitu alam dimana ruh manusia bersemayam disana sesudah kematian hingga datang hari kiamat.

Alam barzah adalah gerbang atau stasiun yang harus dilalui oleh setiap manusia yang meninggal dunia. Baik yang dikubur di dalam tanah maupun tidak, artinya meskipun jasadanya hilang lenyap, hangus terbakar menjadi abu, dimakan binantang buas maupun tenggelam di dasar lautan, akan tetapi ruhnya tetap hidup dan mendapatkan apa-apa. Semuanya tergantung pada amalnya selama hidup di alam dunia.

Nabi bersabda "Kuburan dapat merupakan taman dari taman-taman surga atau jurang dari jurangnya neraka". (HR. Tidmidzi)

Dalam surat Al-Mukminun ayat 99-100, yang artinya Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, ia berkata "Ya Tuhanku, kembalikanlah aku keduia agar aku berbuat amal saleh terhadap yang telah aki tinggalkan". Sekali-kali tidak, sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan dihadapan mereka ada dinding (barzah) sampai hari mereka dbangkitkan." (QS. Al-Mukminun : 99-100)

Jadi jika manusia mati, ia tidak akan memasuki alam akhirat langsung, namun ia akan singgah di alam antara dunia dan akhirat yang betnama Barzah.

Perlu diperhatikan, meskipun manusia telah mati, bukan berarti ia terputus total dengan alam dunia. Karenanyaruh yang di alam barzah masih dapat berhubungan dengan alam dunia, seperti pertemuan para penghuni alam barzah diantara mereka dan pertemuan mereka dengan sanak keluarganya. Mereka juga dapat mendengar berbagai pembicaraan atau perbuatan manusia dan melihat peristiwa-peristiwa di dunia. (QS. Ali imran: 169-171)

Dengan demikian, kehidupan di alam barzah adalah pengalaman yang disadari , artinya kehidupan barzah merupakan sejenis proses pemurnian yang mana manusia yang memasuki alam barzah ini dibersihkan dari kotoran-kotoran dosa.

Sebagaimana yang telah diuraikan, bahwa di alam barzah  manusia akan mendapatkan pertanyaan, ia wajib menjawab. Jawaban yang diberikan menentukan akan mendapatkan kesenangan atau kesulitan, jawaban yang diberikan kepada Malaikat Munkar dan Nakir sesuai dengan derajat keimanannya.

Di alam barzah ini orang-orang beriman disucikan. Bagaimana proses menyucikannya? di sini ada siksa kubur, jadi siksa kubur bukan hanya dialami orang-orang kafir saja. Tapi orang yang beriman yang bersalah juga disiksa sebagai penyucain kesalahannya.

DAlam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Ubaidah dari Jabir, bahwa satu ketika Rasulullah SAW sedang berjalan bersama seorang sahabat, beliau melewati duah buah makam, kemudian beliau berhenti sejenak dan mengatakan bahwa kedua penghuni makam tersebut sedang disiksa. Salah satunya karena perbuatan adu domab dan yang lainnya karena pada waktu buang air kecil tidak sempurna dalam membersihkannya. Dalam riwayat lain disebutkan karena tidak memakai penutup pada waktu buang air kecil.

Hadits di atas menjelaskan bahwa dalam alam kubur ada siksaan, maka dari itu mereka memerlukan bantuan, karena mereka tidak bisa melakukan sesuatu untuk menambah amalannya yang dapat menyucikan dirinya. Namun tambahan amalannya bisa dipasok dan dikirim dari orang yang masih hidup.

Jadi alam kubur merupakan tempat penyucian bagi orang-orang yang beriman untuk meringankan perhitungan mereka di akhirat (Tafsiyah) kelak.

ada tiga jenis kondisi manusia di alam barzah, yaitu:

Pertama, manusia yang mendapatkan nikmat dan kebahagiaan. Inilah kondisi orang-orang yang sholeh, "jangan kamu kira orang-orang yang terbunuh di jalan Allah itu mati, tapi sesungguhnya mereka hidup di sisi Tuhan mereka adan mendapat rizki." (QS. Ali Imran : 169)

Kedua, manusia yang mendapatkan siksaan dan kesengsaraa. Inilah kondisi orang-orang kafir, durhaka, berdosa, zalim, paratiran dan pendukung-pendukungnya, "Kepada mereka ditayangkan neraka pagi dan petang, dapa pada saat datangnya hari kiamat, ia berkata "Masukkan keluarga Firaun dalam siksa yang paling berat." (QS. Al-Mukmin: 46).

Ketiga, manusia yang dibiarkan saja tanpa kenikmatan dan tanpa siksaan. Maksudnya mereka seperti tertidur saja, dan tersentak ketika hari kiamat tiba, inilah kondisi orang-orang yang dosanya tidak sebesar kelompok kedua. "Dan pada saat datangnya hari kiamat, orang-orang berdosa bersumpah bahwa mereka tidak tinggal dalam kubur kecuali sebentar. Dan orang-orang yang diberi ilmu dan iman berkata kepada para pendosa, "Kamu telah tinggal di dalam kubur atas ketetapan Allah SWT hingga hari kebangkitan. Dan ini adalah hari kebangkitan, tapi kamu tidak tahu." (QS. Ar-Ruum: 55-56).

Berdasarkan Al-Quran dan Hadits-hadits Nabi, disebutkan Malaikat akan mendatangi orang yang meninggal dan mengutarakan pertanyaan-pertanyaan, memberi kenikmatan bagi orang yang berimandan siksaan bagi orang-orang kafir. Namun, pertanyaan di alam kubur hanya khusus untuk Mukminin dan kaum zalim, dan tidak akan mencakup orang-orang lemah dan yang berada pada posisi tengah-tengah antara kedua kelompok tersebut.

 

 

 

 

PADEPOKAN INTI SEMESTA

Profile Kami klik di sini

Mau belajar spiritual dan metafisika langsung dengan ahlinya? Ayo gabung bersama Padepokan Inti Semesta Pusat Gemblengan spiritual dan metafisika untuk private dan publik. Dapatkan juga produk-produk spiritual dan supranatural kami di link berikut...

www.padepokanintisemesta.com 

Email: pangeransukmajati@yahoo.com

IG: @pangeransukmajati

Youtube: Pangeran Sukmajati

Office:

Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB
Simpati Hp. 081296609372 (WA) dan XL 081910095431.

Guru Besar Pangeran Sukma Jati

Thu, 26 Nov 2020 @10:54


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Artikel Terbaru
Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2020 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno