image

Ki Sukma

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
KEGIATAN & WORKSHOP
TESTIMONIAL & GALLERY FOTO

Facebook Instagram Youtube
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA PANGERAN SUKMA JATI

Heboh Penemuan Harta Karun Kerajaan Sriwijaya Bukti Kebesaran Kerajaan

image

Heboh Penemuan Harta Karun Kerajaan Sriwijaya
Bukti Kebesaran Kerajaan

Belum lama ini, Senin (11/9) warga di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Tulung Selapa Ogan Komering Ilir (OKI), sumatera Selatan digegerkan dengan penemuan harta karun yang diduga peninggalan kerajaan Sriwijaya. Ada emas, perunggu, dan giok dalam berbagai bentuk. Sontak, hingga saat ini warga masih berbondong-bondong mendatangi lokasi penemuan yang merupakan bekas lahan terbakar untuk mencari keberuntungan.

Temuan benda bersejarah ini seperti ingin menunjukkan kembali akan jati diri bangsa. Atau dalam arti lain ingin menunjukkan kepada anak cucu bangsa, bahwa peradaban lama yang telah lama terkubur zaman. Kini waktunya mereka untuk menguri-uri kembali. Jangan sampai peradaban cikal bakal berdirinya Nusantara, ditinggalkan dan dilupakan oleh anak bangsa. Karena beberapa orang memahami penemuan benda-benda pubakala sebagai fenomena di setiap akhir dan awal tahun.

Akan tetapi, hal ini terlihat bahwa benda-benda purbakala ini sengaja muncul  untuk mengingatkan akan realitas peradaban yang senantiasa berganti. Mengigatkan kenyataan kepada manusia bahwa dunia tidak ada yang abadi (langgeng). Sayangnya, kesdaran berpikir ini seringkali terlupakan oleh gegap gempitanya penelitian dan ketakjuban terhadap benda kuno yang ditemukan. Mereka seringkali tidak memahami sasmita dibalik ditemukannya benda-benda purbakala ini.

Sedangkan, di lingkungan tempat benda purbakala ditemukan, mereka tidak menyadari arti pentingnya sejarah bagi kehidupan anak cucu yang akan datang. Padahal, dengan ditemukannya benda bersejarah ini , akan terungkap sedikit demi sedikit fakta akan sejarah kerajaan di Nusantara. Temuan inilah yang menunjukkan bahwa Nusantara adalah bangsa yang besar. Namun sayangnya, bukannya mengamankan dan ikut melestarikan benda bersejarah itu. Mereka malah menjualnya yang membuat jejak sejarah menjadi tak berbekas.

Melalui penelusuran, pernah ada di tahun 2010 , temuan barang antik bersejarah berumur ribuan tahun yang diperkirakan milik Kerajaan Sriwijayasebanyak 371.384 keping, akan dilelang. Barang yang terdiri atas piring, gelas, golok, mangkuk, kepingan emas, bongkahan kayu, guci kecil dan besar, serta benda antik lainnya, sudah dilirik oleh negeri tetangga. Barang antik yang diperkirakan berasal dari abad ke-10 itu dipatok mulai harga US$ 80 juta.

Kawasan Kerajaan

Kini, kembali ditemukan benda bersejarah yang diduga tinggalan kerajaan Sriwijaya. Parahnya pemerintah Kabupaten OKI belum bisa melarang warga mencari barang-barang harta karun peninggalan kerajaan ini karena kawasan itu belum ditetapkan sebagai situs cagar budaya. Hingga akhirnya, Balai Arkeologi Palembang dan Balai Penelitian Cagar Budaya (BPCB) Jambi meminta Bupati OKI dan dinas terkait melakukan penelitian secara maraton.

Dia mengatakan, dari hasil penemuan-penemuan warga tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan kemendikbud dan Kemenpar untuk mengambil langkah serta melakukan penelitian agar hasil temuan ini diketahui.

"Sudah kita koordinasikan dengan kementrian untuk dilakukan penelitian. Sekarang memang kita belum bisa melarang (warga, red) karena kawasan itu belum ditetapkan swebagai cagar budaya. Memang kalau dalam sejarahnya kawasan itu merupakan daerah pelabuhan saat zaman kerajaan Sriwijaya. Dalam waktu dekat, kita (Disbudpar Sumsel) akan kesana, " kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Iren Camelyn.

Kasubbag Media Komunikasi Publik Pemkab OKI Adiyanto menyebut tempat penemuan emas dan barang-barang bersejarah diduga sebagai dermaga saat masa kerajaan di Talang Petai, Tulung Selapan. Bahkan, sejak 2015 warga sudah memburu barang-barang yang menjadi bukti sejarah bekas dermaga tersebut. Tahun 2015 lalu penemuan terjadi di wilayah sungai Bagan, Kanal 12.Pulau Tengkoran Pulau Pisang dan Kemada beberapa situs di wilayah desa Ulak Kedondong Kecamatan Cengal.

Sejak tiga tahun ini, warga di desa ini dihebohkan penemuan-penemuan benda berharga. Sudah ada penemuan beberapa barang-barang diduga peninggalan kerajaan Sriwijaya  saat mencari ikan. Ada yang menemukan emas berupa gelang, perunggu, prasasti, giok dan bekas perahu yang sudah sangat tua".

Sumber: Posmo

Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma - Sobat Mistis Trans 7)

PRAKTEK DI 3 KOTA

Jakarta

Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB

Bandung (Pusat)

Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB

Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.

Banten

Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon - Banten.

Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.

Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)

Sat, 12 Jun 2021 @16:49


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Artikel Terbaru
Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2021 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno