image

Ki Sukma

081296609372


Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 08.00 s.d 17.00 WIB
KEGIATAN & WORKSHOP
TESTIMONIAL & GALLERY FOTO

Facebook Instagram Youtube
Chat dengan Pangeran

081910095431
081296609372

081296609372

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

SOCIAL MEDIA PANGERAN SUKMA JATI

Telisik Metafisika Polemik Gumuk Pasir di Bantul Tengara Daya Gaib Keraton Sirna

image

Telisik Metafisika Polemik Gumuk Pasir  di Bantul
Tengara Daya Gaib Keraton Sirna

Penggusuran yang dilakukan Pemerintah Daerah Di Yogyakarta dan Pemerintah Kabupaten Bantul di sekitar Gumuk Pasir, pantai Parangkusumo, pada akhir 2016. Berbuntut panjang. Selain warga, penghuni ghaib pun termasuk Kanjeng Ratu Kidul mengecam hal itu karena dapat merusak daya gaib wilayah Keraton Yogyakarta. Berikut deteksi dan terawang metafisika yang belum lama ini dilakukan posmo bernama Pangeran Sukma Jati dalam nuansa sarat ritual mistik.

Seperti diketahui, sejumlah warga Parangkusumo didampingi LBH Yogya menggugat Suharsono dan Sri Sultan HB X di PN Bantul. Baik Suharsono maupun HB X dianggap melakukan Perbuatan Melanggar Hukum (PMH), dalam menertibkan bangunan di kawasan Gumuk Pasir pertengahan Desember 2016 lalu.

Kepala Divisi Ekonomi Sosial dan Budaya LBH Yogyakarta Epri Wahyudi menyampaikan, dalam gugatan ini, terdapat 13 nama yang dicantumkan, dari puluhan warga yang terdampak penggusuran.

Dasar gugatan adalah pertama, Pemkab Bantul belum memiliki Perda Rencana Detail tata Ruang (RDTR). Kedua adalah Bupati menggusur bangunan di Gumuk Pasir Parangtritis berdasarkan surat Panitikismo padahal Panitikismo hanya lembaga di Keraton Ngayogyakarta.

Ketiga, dasar dari penggusuran itu salah satunya adalah status lahan yang diklaim Sultan Ground. Pihaknya menuntut  relokasi beserta bangunan rumah yang layak, ganti rugi yang layak dan juga lahan relokasi itu harus diatasnamakan warga.

Terlepas dari polemik itu bagaimana dengan penghuni gaib atas Gumuk Pasir. Berikut prosesinya:

Setelah melakukan penerawangan dan raga sukma melalui ilmu warisan para Waliyullah, Pangeran Sukma Jati mendapatkan informasi gaib seputar wilayah Gumuk Pasir. Dari info yang diperoleh dari ranah gaib, disebutkan bahwa Gumuk Pasir adalah gundukan/ tumpukkan pasir yang sangat banyak sehingga terbentuk padang pasir.

"Gumuk Pasir Parangkusumo ini terletak diantara Pantai Depok dan juga pantai Parangtritis Yogyakarta. Padang pasir yang ada di Yogyakarta ini terletak di sepanjang muara Sungai Opak lurus hingga Pantai Parangtritis, padang pasir ini menjadi salah satu objek wisata alam yang menarik di Yogyakarta. Proses terjadinya Gumuk Pasir ini secara alami tidak terlepas dari fenomena alam yang ada di sekitarnya seperti Gunung Merapi, Merbabu, Kali Opak, Pantai Parang Tritis hingga Kali Progo," ungkapnya.

Sementara itu, padang pasir yang luas ini terbentuk dari material abu vulkanik Gunung Merapi yang terbawa oleh aliran sungai Opak, Sungai Progo dan sungai-sungai yang ada di Yogya yang menuju ke pantai Parang Tritis, "Dari situlah material vulkanik ini sedikit demi sedikit terkikis dan menjadi debu-debu halus. karena proses yang terjadi secara terus menerus itulah terbentuklah gundukan pasir yang sangat banyak dan juga melebar sepanjang pantai Parang Tritis hingga pantai Depok," tambahnya.

Menurutnya, Gumuk Pasir yang menyerupai Padang Pasir Timur Tengah ini hendaknya dilestarikan, bukan hanya sebagai objek wisata tetapi sebagai kekayaan budaya bangsa ini.

Secara Gaib, "Gumuk Pasir ini terdapat kerajaan Gaib/ keraton gaib yang besar dan megah yang terbentang sepanjang tumpukkan pasir tersebut. Kerajaan Gaib ini bersifat otonom/ mandiri, meskipun ada hubungannya dengan kerajaan gaib di sekitarnya terutama keraton Gunung Merapi dan keraton Parang Tritis Kanjeng Ratu Kidul. Kerajaan gaib ini berupa Kerajaan Jin yang adatnya mirip sekali dengan keraton Merapi namun sedikit berbeda dengan kerajaan laut Parang Tritis Kanjeng Ratu Kidul. Kerajaan Gaib di Gumuk Pasir sering melakukan komunikasi dengan kedua kerajaan gaib tersebut. Kerajaan Gaib Gumuk Pasir termasuk ke dalam Tiga Besar Kerajaan Gaib di Yogyakarta setelah Pantai Selatan Parangtritis dan Keraton Merapi," jelasnya.

Lantas bagaimana dampak dari penambangan yang memicu polemik hingga kini? "Akibat penambangan ilegal di Gumuk Pasir, tatanan kerajaan Gaib menjadi kurang seimbang. Karena adanya lahan pasir yang digali dan dieksploitasi. Hal ini membuat penghuni keraton marah dan tidak suka. Jika penambangan ini diteruskan, maka penghuni gaib di tempat itu akan mengecam dan membuat hal yang sama yaitu bisa sampai membuat bencana yang akan memakan korban jiwa." Dawuh gaib yang diterima Pangeran Sukma Jati dalam ritual raga sukma.

Dikisahkan, pada saat penerawangan terlihat benteng istana yang berdiri di sepanjang perbatasan Gumuk Pasir tersebut, benteng yang tinggi berwarna merah bata dengan dihiasi ukiran warna kuning emas. Pintu gerbang istana yang tinggi dan lebar serta megah, berdiri Algojo di depannya. Setelah masuk ke dalam Istana tersebut Pangeran Sukma Jati diantar oleh penerima tamu untuk bertemu Raja. dan kemudian berdialog gaib pun berlangsung. Berikut kutipannya:

Pangeran Sukma Jati (PSJ): Assalamu'alaikum Paduka Raja?

Raja Prabu Jaya Dewata (Raja): Waalaikumussalam Ki Sanak

PSJ: Perkenalkan Saya Pangeran Sukma Jati izin menghadap paduka

Raja: Silakan Pangeran

PSJ: Kedatangan Saya ke sini untuk bersilaturahmi dan ingin bertanya tentang suatu hal?

Raja: Terimakasih atas kunjungannya, silahkan sampaikan maksud Pangeran?

PSJ: Terimakasih paduka Raja, Saya ingin bertanya tentang penambangan liar yang ada di kawasan, mohon petunjuk?

Ratu: Keraton Gumuk Pasir adalah bagian dari kebesaran kraton bangsa Kami di Yogyakarta. Raja Prabu Jaya adalah sahabat Saya. Apa yang dia tidak suka, maka Saya pun bersikap sama.

Keraton Gumuk Pasir terbentuk untuk memperkuat daya gaib di Yogyakarta. Jika salah satunya rusak maka akan berakibat kepada Keraton yang lain. Daya gaib yaitu kekuatan mistik secara global di wilayah Yogyakarta dan Jawa tengah. Dampaknya jika penggalian diteruskan Keraton Gaib Gumuk Pasir akan mengamuk dan membalas dendam. Maka sikap Saya adalah sama seperti Raja Prabu Jaya. Saya mengecam atas penambangan ini, segera hentikan. Jika tidak, alam akan murka.

PSJ: Baik Kanjeng Ratu, Maafkan Saya... Pesan Ratu akan Saya sampaikan. Saya mohon agar Kanjeng Ratu bersabar, semoga hal ini segera terselesaikan sesuai arahan Kanjeng Ratu. Saya undur diri Kanjeng Ratu... Assalamualaikum

Ratu: Waalaikumussalam

Sumber: Posmo

Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma - Sobat Mistis Trans 7)

PRAKTEK DI 3 KOTA

Jakarta

Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB

Bandung (Pusat)

Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB

Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.

Banten

Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon - Banten.

Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.

Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)

Sun, 1 Aug 2021 @11:46


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Artikel Terbaru
Produk Utama
Komentar Terbaru
Testimoni













Copyright © 2021 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved



Powered By sitekno