Tenaga Dalam Inti Semesta

Tenaga dalam atau istilah asingnya adalah “Inner Power ” adalah tenaga yang tersimpan di dalam tubuh manusia dan mengendap di bawah sadar. Tenaga yang tersimpan di bawah sadar ini bila “dibangkitkan” akan besar sekali, melebihi tenaga biasa yang sehari-hari digunakan manusia untuk melakukan aktivitas sehari-hari . Tenaga dalam itu bisa “diarahkan” dan muncul ke permukaan dengan latihan-latihan tertentu.

Di dalam tubuh manusia terdapat dua kekuatan yang saling menunjang satu dengan lainnya, sekalipun daya kekuatannya tidak sama. Dua kekuatan tersebut adalah kekuatan tenaga luar dan kekuatan tenaga dalam.

  Tenaga Luar

Yang dimaksud “kekuatan tenaga luar” adalah tenaga biasa yang dihasilkan dari pembakaran karbohidrat oleh oksigen di dalam tubuh. “luar” maksudnya bagian yang jelas nampak ujudnya, contohnya bentuk tubuh kita. Maka tenaga luar juga disebut “tenaga fisik”, yang mengandalkan kekuatan otot-otot tubuh. Tenaga luar ini disebabkan oleh adanya “energi fisik” di dalam tubuh. Energi fisik ini adalah hasil pembakaran karbohidrat oleh oksigen (atau hasil metabolisme tubuh).

Pada prinsipnya setiap orang sejak lahir memiliki tenaga luar yang ditumbuhkan oleh makanan-minuman yang dikonsumsikan setiap hari. Zat-zat makanan yang di dalam tubuh itu menimbulkan energi fisik atau tenaga jasmani. Maka dari itu tenaga fisik masing-masing orang tidak sama. Ada yang kuat ada yang lemah. Faktor gizi yang dimakannya akan menentukan tenaga fisik seseorang. Apalagi gizi yang dimakannya cukup baik dan rajin berolahraga , atau berkerja yang menggerak-gerakkan otot tubuh secara teratur setiap harinya, maka tenaga fisik yang diperolehnya semakin besar. contoh: tukang becak yang setiap hari mengayuh sepeda dengan beban yang bervariasi akan memiliki tenaga fisik yang sangat bagus dan tubuhnya kuat perkasa. Sebaliknya orang yang kerjanya hanya duduk seperti orang kantoran, pedagang dan sebagainya fisiknya lebih lemah.

  Tenaga Dalam

Sedangkan kekuatan tenaga dalam merupakan kekuatan abstrak atau kekuatan rohani (kekuatan batin). Kekuatan dalam ini biasanya muncul dari bawah sadar. Contoh bendanya seperti sebongkah es batu yang dimasukkan dalam air tawar, sama-sama  dari “air”. Es akan mengapung di atas air tawar. Nampaknya es batu itu keras dan kuat (ibarat tenaga fisik), tetapi kekuatannya kalah dengan air tawar (ibarat tenaga dalam). Bongkahan es tidak mampu tenggelam karena adanya daya dorong dari dalam air tawar, kekuatan yang di bawah air jauh lebih besar dari kekuatan yang di atas air.

Begitu juga dengan “tenaga dalam”, daya kekuatan tenaga dalam memang lebih besar daripada kekuatan tenaga luar. Karena tenaga dalam ini berada di bagian yang lebih dalam dari kekuatan luar (fisik), maka banyak juga orang yang menyebut tenaga dalam dengan “tenaga cadangan” atau “tenaga inti” atau “tenaga dasar”. Sayang, tidak semua orang menyadari bahwa sebenarnya dirinya memiliki “tenaga dalam” yang hebat.

Bukti tenaga dalam berada di bawah sadar adalah seperti contoh berikut, ada anak kecil yang sebenarnya tergolong penakut, karena terpaksa mencuri buah jeruk milik tetangganya. Baru saja memetik buah jeruk ia diburu anjing penjaga kebun. Tentu saja anak itu sangat ketakutan, apalagi anjing yang mengejar itu besar dan nampak “galak”, ia berlari “sipat kuping” keluar kebun yang berpagar tinggi. Tanpa memperdulikan keselamatannya lantaran takut digigit anjing, anak itu melompati pagar yang cukup tinggi dan berhasil. Ia lolos dari gigitan anjing yang sangat ditakuti. Padahal tinggi pagar yang dilompati itu sekitar 2 meter, sedang tinggi badannya cuma 150 cm. Itulah keberhasilan tenaga dalam yang keluar dari bawah sadar nya karena begitu “takut dan terpaksa”.

Sebenarnya “tenaga dalam” tidak hanya muncul apabila si pemilik sedang dalam situasi terancam bahaya saja, memunculkan dan menggunakan tenaga dalam bisa dipelajari dan dilatih oleh setiap orang dengan bimbingan dan arahan yang benar.

Pernapasan menjadi dasar utama dari tenaga dalam, para calon praktisi berlatih jurus-jurus untuk mengaktifkan “titik-titik listrik batin” atau “Chakra” di dalam tubuhnya. Latihan atau olah pernafasan yang kemudian akan mempengaruhi perubahan asam basa dalam tubuh akan menaikkan aktivitas “listrik batin” sehingga simpul-simpul chakra praktisi akan semakin terbuka dan akhirnya dapat memunculkan tenaga dalam secara sadar.

Tenaga dalam bersifat “terbatas”, oleh karena itu praktisi dituntut untuk rajin menghimpun energi batin di dalam tubuhnya dengan latihan-latihan tertentu. Bila malas berlatih, maka kekuatan tenaga dalam yang dimilikinya akan surut. Energi batin ini dihasilkan dari “prana” yang bersatu dengan oksigen di udara bebas. Energi batin inilah yang menimbulkan tenaga dalam (yang semula tersembunyi di bawah sadar).

Sat, 12 May 2012 @20:59


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 0+5+9

Produk Utama
Semua Produk
Kategori Produk
SLINK
Komentar Terbaru
Testimoni
image
image
Rahasia Debus Banten
Lencana Foto
Facebook
Chat dengan Pangeran

Back to Top

Copyright © 2014 padepokanintisemesta.com · All Rights Reserved