
● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Mengunjungi Candi Ngetos di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Tempat Penyimpanan Abu Jenazah R. Hayam Wuruk
Ada yang bilang bahwa Indonesia merupakan sebuah wilayah 1001 candi. Sebab di Indonesia, banyak tersebar, dan berkali-kali ditemukan candi-candi baru yang tentunya mendongkrak wisata sejarah di setiap daerah. Salah satunya yakni di kota Nganjuk, yaitu Candi Ngetos.
Nganjuk merupakan sebuah kota kecil yang memiliki potensi dalam berbagai sektor kehidupan. Salah satu diantaranya dalah sektor pariwisata. Tidak hanya keindahan panorama alam saja yang ditawarkan oleh beberapa objek wisata Nganjuk, melainkan pula objek wisata yang mengandung unsur historis (Sejarah Nganjuk), dan juga nilai-nilai budaya. Salah satu wisata yang menonjolkan unsur historis di Kabupaten Nganjuk adalah Candi Ngetos yang merupakan salah satu candi Hindu yang berada di Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur. Candi ini didirikan pada abad ke-15 pada zaman kerajaan Majapahit.
Candi Ngetos terletak di Desa Ngetos, sekitar 17 Kilometer arah Selatan Kota Nganjuk. Bangunannya terletak di tepi jalan beraspal antara Kuncir dan Ngetos. Konon candi ini dibuat pada abad XV (kelima belas) yaitu pada zaman kerajaan (Majapahit) yang dibuat sebagai tempat pemakaman Raja Hayam Wuruk dari Majapahit. Bangunan ini secara fisik sudah rusak, bahkan beberapa bagiannya sudah hilang, sehingga sukar sekali ditemukan bentuk aslinya.
Merujuk pada arca yang ditemukan di Candi ini, yaitu berupa arca Siwa dan arca Wisnu, dapat dikatakan bahwa Candi Ngetos bersifat Siwa – Wisnu. Kalau dikaitkan dengan agama yang dianut raja Hayam Wuruk, amatlah sesuai. Menurut Kang Wahid (53), salah seorang warga, dahulu kala, di dekat candi pernah ada satu candi lagi, hanya ukurannya lebih kecil sekitar 8 meter persegi, tetapi bentuk keduanya sama. “Di Ngetos dulu terdapat dua buah candi yang bentuknya sama (kemvar), sehingga mereka namakan Candi Tajum. tidak banyak yang tahu, cerita yang sebenarnya mengenai Candi Ngetos, sebab hanya sepenggal-sepenggal saja,” terangnya.
Jika dilihat, bangunan utama candi tersebut dari batu merah, yang masih bisa dilihat tinggal bagian induk candi dengan ukuran panjang candi (9,1 m), tinggi badan (5,43 m), tinggi keseluruhan (10 m), saubasemen (3,25 m), besar tangga luar (3,75 m), lebar pintu masuk (0,65 m), tinggi undakan menuju ruang candi (2,47 m), ruang dalam (2,4 m).
Relief pada Candi Ngetos terdapat empat buah, tetapi sekarang hanya tinggal satu, yang tiga telah hancur. Di sebelah kanan dan kiri candi terdapat dua relung kecil yang diatasnya terdapat ornamen yang mengingatkan pada belalai makara. Namun jika diperhatikan lebih seksama, ternyata suatu bentuk spiral besar yang diperindah. Dindingnya terlihat kosong, hanya di atasnya terdpat motif daun yang melengkung ke bawah dan horisontal, melingkari tubuh candi bagian atas.
Yang menarik adalah motif kalanya yang amat besar, yaitu berukuran tinggi 2 x 1,8 meter. Kala tersebut masih utuh terletak di sebelah selatan. Wajahnya nampak seram, dan ini menggambarkan bahwa kala tersebut mempunyai kewibawaan yang besar dan agaknya dipakai sebagai penolak bahaya. Motif kala semacam ini didapati hampir pada seluruh percandian di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Motif ini sebenarnya berasal dari India, kemudian masuk Indonesia pada zaman Hindu. Umumnya, di Indonesia motif semacam ini terdapat pada pintu-pintu muka suatu percandian.
Di Candi Ngetos sekarang ini tidak didapati lagi suatu arcapun. Namun menurut penuturan beberapa penduduk, bahwa di dalam candi ini terdapat dua buah arca, paidon (tempat ludah) dan baki yang semuanya terbuat dari kuningan. Konon, di candi pernah diketemukan sebuah arca Wisnu, yang kemudian disimpan di Kediri. Sedangkan yang lain tidak diketahui tempatnya.
Dibangun Raden Condromowo
Berdasarkan mitos yang berkembang, candi ini dipercaya sebagai tempat pendharmaan hayam Wuruk, raja tersbesar Majapahit yang bergelar Rajasa negara. yang mendirikan candi ini adalah paman hayam Wuruk, yakni raja Ngabei Siloparwoto dengan patihnya bernama Raden Bagus Condrogeni atau Condromowo dari kerajaan vassal Majapahit yang bernama ngatas Angin (sekarang di sekitar Nganjuk). Candi ini didirikan di lereng Gunung Wilis yang merupakan salah satu gunung suci di tanah Jawa. Pendirian candi yang terletak di lereng gunung dimaksudkan agar bangunan suci berada lebih dekat dengan kediaman para dewa. Karena menurut kepercayaan pada masa silam, puncak gunung merupakan kediaman para dewa.
Diceritakan, bahwa Raden Ngabei Selopurwoto mempunyai keponakan yang bernama Hayam Wuruk yang menjadi Raja di Majapahit. Hayam Wuruk semasa hidup sering mengunjungi pamannya dan juga Candi Lor. Kemudian berwasiat, bahwa nantinya ketika Hayam Wuruf wafat, jenasahnya dibakar dan abunya disimpan di Candi Ngetos. Namun bukan pada candi yang sekarang ini, melainkan pada candi yang sekarang sudah tidak ada lagi.
Selanjutnya diceritakan, bahwa Raja Ngatas Angin R. Ngabei Selupurwoto mempunyai saudara di Kerajaan BantarAngin Lodoyo (Blitar) bernama Prabu Klono Djatikusumo, yang kelas digantikan oleh Klono Joyoko. Raja-raja ini ditugaskan oleh Hayam Wuruk untuk membuat kompleks percandian. Raden Ngabei Selupurwoto di kompleks Ngatas ANgin menugaskan Empu Sakti Supo (Empu SUpo) untuk membuat kompleks percandian di Ngetos. Karena kesaktiannya maka dalam waktu yang tidak terlalu lama tugas tersebut dapat diselesaikan sesuai petunjuk.
Tags: Abu, Cagur, Candi, Denny, di, hayam, inti, Jati, Jawa, jenazah, kabupaten, kisukma, mengunjungi, mistis, nganjuk, ngetos, padepokan, Pangeran, penyimpanan, Placesetan, Raden, semesta, Seribu, sobat, Sukma, Tempat, Timur, trans7, wilayah, wuruk
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Mengunjungi Candi Ngetos di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Tempat Penyimpanan Abu Jenazah R. Hayam Wuruk
Syeikh Abdul Qodir Jaelani Dihormati Raja Jin dan Rakyatnya Syekh Abdul Qodir Jaelani adalah Abu Shalih Sayyidi Abdul Qadir bin... selengkapnya
Tidak seperti di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, makam orang-orang suci yaitu, para wali begitu terawat. Namun di Yaman yang... selengkapnya
Menyibak Makna di Balik Peradaban Sunda Kuno Kalender Sunda Padukan Filosofi Sunda yang Harmoni dengan Alam Di Nusantara banyak suku... selengkapnya
Untuk lebih memahami apa yang dicita-cita kan Kartini, bisa kita ikuti isi kutipan-kutipan suratnya, sebagai berikut. (dari “Letters of a... selengkapnya
Mahfud MD & TGB ‘Bikin’ Bingung Jokowi Menyoal kandidat cawapres pilihan Presiden Jokowi. Penggodokan nama-nama calon wakil presiden pendamping Joko... selengkapnya
HOROSKOP JAWA Penjabaran Mapasapta Wuku Mandasiya Periode: Selasa Kliwon – Senin Legi (25 April – 1 Mei 2017) Dewa: Bathara... selengkapnya
Tidak ada setetes air hujan yang turun atau membasahi bumi ini kecuali atas kehendak Allah SWT. Ia merupakan rahmat Allah... selengkapnya
Gus Maksum putra pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri ini memang cukup terkenal dikalangan para santri dan umat islam. Khususnya masalah... selengkapnya
Gemblengan ilmu Hipnotis Ilmiah dan Non-ilmiah. Anda akan diajarkan ilmu hipnotis baik dengan kata-kata (verbal)/ ilmiah maupun dengan non verbal/... selengkapnya
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent consectetur purus sed risus molestie porta. Integer leo diam, pretium auctor... selengkapnya
Khusus bagi Anda yang ingin memiliki pegangan azimat dalam bentuk Cincin, Liontine, Keris, Wafak, Minyak, Asma’ dan Saputangan. atau ingin… selengkapnya
Rp 1.500.000Mustika Bulan Purnama hasil tarikan alami melalui meditasi tingkat tinggi saat bulan purnama. Mustika ini berenergi, berkhodam dan memancarkan aura… selengkapnya
Rp 1.500.000Aura adalah Radiasi Warna Halus pada tubuh manusia (Istilah lain: Medan Elektromagnetik/ Bio Energetic) yang tampak berupa Cahaya. Aura berada… selengkapnya
Rp 1.500.000Dikisahkan saat zaman kerajaan Pajajaran, Prabu Siliwangi sebagai Raja mengalami Moksa (Menghilang secara ghoib) di sebuah hutan yang berada di… selengkapnya
Rp 2.600.000Ilmu Pemusnah Sihir dan Santet adalah Ilmu yang berfungsi untuk menghancurkan dan mengobati sihir, santet, teluh, guna-guna baik yang baru… selengkapnya
Rp 2.500.000Cincin Giok Kesehatan terbuat dari batu giok asli dan terbaik dengan tampilan menarik dan trendy sehingga cocok dipakai siapapun. Giok… selengkapnya
Rp 300.000Ilmu Penutup Pengunci Qolbu adalah Ilmu untuk Menutup, Mengunci Qolbu/ Hati seseorang agar tetap pada komitmennya, agar setia mencintai Anda,… selengkapnya
Rp 2.500.000MUSTIKA BATU COMBONG untuk Pengasihan Tingkat Tinggi Daya Gaib alami akan memancar kuat dan beraura luar biasa. Ditambah power melalui… selengkapnya
Rp 900.000Mustika Natural Blue Ruby Mustika Ruby berwarna biru yang menarik cocok dipakai sehari-hari untuk menyempurnakan penampilan Anda. Mustika ini pun… selengkapnya
Rp 1.500.000Mustika Selendang Mayang adalah Mustika yang sudah langka dan jarang ditemui. Mustika ini masyhur karena khasiatnya yang sangat ampuh dalam… selengkapnya
Rp 1.000.000
Saat ini belum tersedia komentar.