Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Ki Sukma
● online
Ki Sukma
● online
Halo, perkenalkan saya Ki Sukma
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya

Beranda » Blog » Syekh Abu Abdurrahman bin Al-Hussain Berusaha mempersatukan Ajaran Syareat dan Hakekat

Syekh Abu Abdurrahman bin Al-Hussain Berusaha mempersatukan Ajaran Syareat dan Hakekat

Diposting pada 4 January 2022 oleh Ki Sukma / Dilihat: 272 kali / Kategori:

Beliau lahir di Khurasan, Iran, pada tahun 325H/937 M dalam sebuah keluarga yang sangat taat beragama. Bahkan kedua orang tuanya dikenal sebagai ulama dan sufi yang masyhur di Khurasan. Suasana yang religius di dalam rumah inilah yang mempengaruhi As-Sulami dikemudian hari. Ketika ia berusia 15 tahun, ayahnya meninggal. Ia kemudian diasuh oleh nenek dari pihak ibunya.

Suatu hari seorang ulama sufi bernama Imam Abu Ali berkata kepada Qusyairi, “Bagi seorang sufi yang mempunyai maqam (kedudukan yang mulia atau tinggi) seperti As-Sulami, lebih baik jika ia berdiam diri, bertafakur daripada menari.

Kemudian Qusyairi mengunjungi As-Sulami yang sedang berada di perpustakaannya sambil membaca sebuah buku berwarna merah berisi puisi karya Abu Mansur Al-Hallaj, bawa buku itu kepadaku.”

Selanjutnya  Qusyairi menceritakan semua suruhan gurunya, “Aku takut menyalahimu, tapi aku tidak mengingkari suruhan guruku,” maka As-Sulami pun menjawab. “Ambilah buku itu dan katakan kepada gurumu bahwa kadangkala aku mengutip puisi Al-Hallaj dalam karangan-karanganku.”

Al-Qusyairi meriwayatkan, suatu ketika As-Sulami bertanya kepada Abu Ali Ad-Daqqaq, “Manakah yang lebih sempurna, dzikir atau pikir?” Ad-Daqaq menjawab dengan ganti bertanya, “Apakah pembuka Rohani tuan Syekh?” Jawab A-Sulami, “Bagiku dzikir terlebih sempurna, karena Al-Haq itu diberitakan ol3h dzikir, bukan oleh pikir.” Abu Ali A-Daqas setuju. As-Sulami juga pernah berkata, “Akar tasawuf adalah ketaatan kepada Al-Quran dan suna, meninggalkan nafsu syahwat dan perkara Bid’ah, menghormati orang-orang suci dan istiqomah dalam berdzikir.”

Selain dikenal luas sebagai sufi besar, As -Sulami juga sebagai seorang penulis kitab sufi yang berproduktif. Beliau sudah menulis ketika masih usia 20 tahun. Karya-karyanya meliputi sejumlah besar kitab dan risalah tentang hadis dan tasawuf. Semua karyanya menjadi tumpuan rujukan para ulama di seluruh dunia hingga kini. Sebagian besar masa hidupnya beliau habiskan di perpustakaan untuk membaca dan menulis. Sampai beberapa bulan menjelang wafaynya pada tahun 412 H/ 1021 M (ketika berusia 87 tahun), ia masih berkarya. Hari-hari terakhirnya ia habiskan dengan dengan bersunyi diri di sebuah pertapaan sufi di Naisabur, Iran. Disana pula beliau wafat dan dimakamkan.

Diantara sekian banyak karyanya, yang paling mendapat perhatian para ulama ialah Thabaqat al-Sufiyya. Lebih dari 100 orang telah memberikan syarah dan komentar atas kitab tersebut. Bahkan pengaruh-pengaruh pemikirannya dalam kitab itu tampak jelas dalam karya Abu Naim dalam kitab Hilyat al-Auliya, kitab Al-Baghdadi dalam kitab Tarikh Al-Baghdad, Al-Qusyairi dalam kitab Al-Risalah, Abdurrahman al-Jami dalam kitab Nafkhat al-Uns dan Al-Sya’rani dalam Thabaqat al-Qubra.

Dalam karya-karyanya As-Sulami selalu berusaha mempersatukan syariat dan hakikat, selalu berpegang pada Al-Quran dan As-Sunnah. Selain itu, As-Sulami juga berhasil menciptakan terobosan baru dalam mistisisme Islam.

PADEPOKAN INTI SEMESTA

Profile Kami klik di sini

Mau belajar spiritual dan metafisika langsung dengan ahlinya? Ayo gabung bersama Kami. Pusat Gemblengan spiritual dan metafisika untuk private dan publik. Dapatkan juga produk-produk spiritual dan supranatural kami di link berikut…

www.padepokanintisemesta.com

Email: pangeransukmajati@yahoo.com

IG: @pangeransukmajati

Youtube: Ki Sukma TV

Office:

Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.

Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB

Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai ?

Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)

PRAKTEK DI 3 KOTA

Jakarta

Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB

Bandung (Pusat)

Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB

Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.

Banten

Jl. Ki Mudakkir No.40 Rt/Rw 01/01, Link. Cigading, Cilegon – Banten.

Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.

Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Bagikan ke

Diposting oleh

Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.

Syekh Abu Abdurrahman bin Al-Hussain Berusaha mempersatukan Ajaran Syareat dan Hakekat

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Syekh Abu Abdurrahman bin Al-Hussain Berusaha mempersatukan Ajaran Syareat dan Hakekat

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: